Perpustakaan Kota Tangerang Buka Kelas Literasi AI Gratis untuk Warga
Perpustakaan Kota Tangerang memperluas perannya sebagai pusat pembelajaran masyarakat dengan menghadirkan berbagai pelatihan keterampilan secara gratis. Salah satu program terbaru ialah Kelas Literasi Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026.
Kelas tersebut diikuti hampir 33 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Tangerang. Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal sekaligus mempelajari pemanfaatan AI secara lebih praktis.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat. Pemerintah daerah juga ingin membekali warga dengan keterampilan yang relevan terhadap perkembangan teknologi.
DPAD Kota Tangerang Sesuaikan Pelatihan dengan Kebutuhan Warga
Engkos menjelaskan, perpustakaan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan mengakses koleksi buku. Institus satu bentuk penyesuaian program perpustakaan dengan kebutuhan masyarakat. Perkembangan AI yang semakin luas membuaterta dapat mengikuti pelatihan dengan melakukan pendaftaran secara mandiri. Informasi mengenai kelas disampaikan melalui akuninya kini juga menjadi ruang belajar yang memungkinkan masyarakat memperoleh keterampilan secara langsung.
Baca Juga “Sektor Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.500 T ke PDB, Talenta RI Digenjot Naik Kelas lewat AI“
“Melalui kelas-kelas yang digelar, masyarakat dapat belajar berbagai hal secara langsung dan praktis. Sekarang perpustakaan membawa kelas-kelas. Kita kelas, karena perpustakaan kelas,” ujar Engkos.
Menurut Engkos, penyelenggaraan Kelas Literasi AI menjadi salah satu bentuk penyesuaian program perpustakaan dengan kebutuhan masyarakat. Perkembangan AI yang semakin luas membuat pemahaman terhadap teknologi tersebut menjadi keterampilan yang relevan bagi berbagai kelompok masyarakat.
Peserta dapat mengikuti pelatihan dengan melakukan pendaftaran secara mandiri. Informasi mengenai kelas disampaikan melalui akun Instagram DPAD Kota Tangerang.
Seluruh peserta Kelas Literasi AI dalam kegiatan tersebut merupakan warga Kota Tangerang. Mekanisme pendaftaran melalui kanal informasi resmi jugaampilan yang disediakan DPAD Kota Tangerang. Sebelumnya, perpustakaan telah menghadirkan sejumlah menulis, dan melukis. Ragam materi tersebut menunjukkan upaya perpustakaan menyediakan ruang belajar yang dapatca. Program tersebut diarahkan untuk mengajarkan masyarakat mengolah limbah kain menjadi produk yangapkan pelatihan pemanfaatan kain perca agar limbah kain dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Semua Fida, warga Karang Tengah, mengikuti pelatihan setelah memperoleh informasi dari seorang teman. Temensi untuk membantu proses pencarian dan pengembangan ide. Ia secara khusus ingin memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung minatnya diida menunjukkan salah satu bentuk pemanfaatan AI yang dekat dengan kebutuhan kreatif masyarakat. Teknologi dapat digunakan sebagaiustakaan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi kepada masyarakat melalui pembelajaran yang mudah diakses. Pend ini dapat dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas, termasuk mencari ide, membantu proses penulisan, mengolah informasi, dan mendukung pekerjaan kreatif. Namun, pengguna tetap perlu memahami cara menggunakan berkaitan dengan pengoperasian perangkat. Masyarakat juga perlu memahami cara menilai informasi, menjaga keamanan data, dan menggunakan teknologi mendekatkan pembelajaran teknologi kepada masyarakat. Program gratis juga membuka akses bagi warga yang depan, keberagaman kelas yang disediakan DPAD diharapkan mampu membantu masyarakat mengikuti perubahan teknologi sekaligus mengembangkan keterampilan praktis. Pengetahuan tersebut dapat menjadi modal untuk menghasilkan karya, meningkatkan produktivitas, atau menciptakan peluang ekonomi membantu masyarakat mengetahui jadwal dan jenis pelatihan yang tersedia.
Perpustakaan Hadirkan Beragam Kelas Keterampilan
Kelas Literasi AI bukan menjadi satu-satunya program keterampilan yang disediakan DPAD Kota Tangerang. Sebelumnya, perpustakaan telah menghadirkan sejumlah pelatihan dengan tema yang beragam.
Beberapa di antaranya meliputi ecoprint, komputer, public speaking, menulis, dan melukis. Ragam materi tersebut menunjukkan upaya perpustakaan menyediakan ruang belajar yang dapat menjangkau kebutuhan masyarakat dengan minat berbeda.
DPAD juga menyiapkan pelatihan pemanfaatan kain perca. Program tersebut diarahkan untuk mengajarkan masyarakat mengolah limbah kain menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Engkos menegaskan bahwa berbagai pelatihan tersebut dapat diikuti masyarakat secara gratis. Ia mengajak warga memanfaatkan kesempatan belajar yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan dan motivasi.
“Ke depan, DPAD juga menyiapkan pelatihan pemanfaatan kain perca agar limbah kain dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat. Semua gratis,” kata Engkos.
Program semacam ini juga memperluas fungsi perpustakaan sebagai ruang pengembangan keterampilan. Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi melalui bahan bacaan, tetapi juga dapat belajar melalui pengalaman dan praktik langsung.
Peserta Ingin Manfaatkan AI untuk Mengembangkan Fesyen
Salah satu peserta Kelas Literasi AI, Fida, warga Karang Tengah, mengikuti pelatihan setelah memperoleh informasi dari seorang teman. Temannya sebelumnya telah mengikuti kegiatan pelatihan yang digelar di perpustakaan.
Fida kemudian menemukan informasi mengenai Kelas Literasi AI melalui Instagram DPAD Kota Tangerang. Ia tertarik mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan sekaligus mengembangkan keterampilannya.
Bagi Fida, AI memiliki potensi untuk membantu proses pencarian dan pengembangan ide. Ia secara khusus ingin memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung minatnya di bidang fesyen.
“Saya ingin memanfaatkan AI untuk mencari ide dan mengembangkan keterampilan, terutama untuk fesyen,” ujar Fida.
Pengalaman Fida menunjukkan salah satu bentuk pemanfaatan AI yang dekat dengan kebutuhan kreatif masyarakat. Teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mencari inspirasi dan mengeksplorasi gagasan sebelum dikembangkan menjadi sebuah karya.
Literasi AI Membantu Masyarakat Beradaptasi dengan Teknologi
Kehadiran Kelas Literasi AI di perpustakaan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi kepada masyarakat melalui pembelajaran yang mudah diakses. Pendekatan berbasis pelatihan juga memungkinkan peserta memahami penggunaan teknologi secara lebih praktis.
AI saat ini dapat dimanfaatkan dalam berbagai aktivitas, termasuk mencari ide, membantu proses penulisan, mengolah informasi, dan mendukung pekerjaan kreatif. Namun, pengguna tetap perlu memahami cara menggunakan teknologi secara bijak dan mengevaluasi informasi yang dihasilkan.
Literasi digital menjadi penting karena kemampuan menggunakan teknologi tidak hanya berkaitan dengan pengoperasian perangkat. Masyarakat juga perlu memahami cara menilai informasi, menjaga keamanan data, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Bagi Kota Tangerang, pengembangan kelas keterampilan di perpustakaan dapat menjadi salah satu cara mendekatkan pembelajaran teknologi kepada masyarakat. Program gratis juga membuka akses bagi warga yang ingin meningkatkan kemampuan tanpa harus mengikuti pelatihan berbayar.
Ke depan, keberagaman kelas yang disediakan DPAD diharapkan mampu membantu masyarakat mengikuti perubahan teknologi sekaligus mengembangkan keterampilan praktis. Pengetahuan tersebut dapat menjadi modal untuk menghasilkan karya, meningkatkan produktivitas, atau menciptakan peluang ekonomi baru.
Baca Juga “Lukman Sardi Komentari Teknologi AI, Pengaruhi Dunia Seni?“