<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>brightniche.id</title>
	<atom:link href="https://brightniche.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://brightniche.id/</link>
	<description>Rekomendasi Tool Digital Terbaik untuk Efisiensi Kerja</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2026 12:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>AI Slop Banjiri Konten, Freelancer Kreatif Kebanjiran Job</title>
		<link>https://brightniche.id/ai-slop-banjiri-konten-freelancer-kreatif-kebanjiran-job/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ai-slop-banjiri-konten-freelancer-kreatif-kebanjiran-job/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 12:35:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[AI Slop]]></category>
		<category><![CDATA[Freelancer]]></category>
		<category><![CDATA[Job]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=537</guid>

					<description><![CDATA[<p>AI Slop Tingkatkan Permintaan Freelancer untuk Perbaikan KontenPerkembangan kecerdasan buatan (AI) generatif seperti Gemini, ChatGPT, dan Claude memunculkan perubahan baru di industri kreatif. Ketika perusahaan semakin banyak menggunakan AI untuk menghasilkan konten, permintaan freelancer untuk memperbaiki kesalahan output teknologi tersebut justru meningkat. Baca Juga &#8220;Kementerian Ekraf-Komdigi Harmonisasi Kebijakan AI untuk Pacu Ekonomi Kreatif&#8220; Fenomena ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-slop-banjiri-konten-freelancer-kreatif-kebanjiran-job/">AI Slop Banjiri Konten, Freelancer Kreatif Kebanjiran Job</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">AI Slop Tingkatkan Permintaan Freelancer untuk Perbaikan Konten<br>Perkembangan kecerdasan buatan (AI) generatif seperti Gemini, ChatGPT, dan Claude memunculkan perubahan baru di industri kreatif. Ketika perusahaan semakin banyak menggunakan AI untuk menghasilkan konten, permintaan freelancer untuk memperbaiki kesalahan output teknologi tersebut justru meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://ekraf.go.id/news/kementerian-ekraf-komdigi-harmonisasi-kebijakan-ai-untuk-pacu">Kementerian Ekraf-Komdigi Harmonisasi Kebijakan AI untuk Pacu Ekonomi Kreatif</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini berkaitan dengan munculnya istilah AI slop, yaitu konten generatif yang dibuat secara cepat tetapi memiliki masalah kualitas, akurasi, struktur, atau tampilan. Freelancer kemudian dibutuhkan untuk mengubah hasil tersebut menjadi materi yang lebih layak digunakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lowongan Perbaikan Output AI Naik 87 Persen<br>Data Freelancer.com menunjukkan permintaan pekerja lepas untuk tugas terkait perbaikan AI meningkat tajam. Lowongan yang memuat frasa seperti “correct AI”, “AI hallucination”, dan “AI error” mencapai 10.760 secara global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jumlah tersebut meningkat 87 persen selama periode Agustus 2025 hingga Juni 2026. Data itu menunjukkan perusahaan dan pengguna AI semakin membutuhkan campur tangan manusia setelah menghasilkan konten menggunakan teknologi generatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform Upwork juga mencatat tren serupa. Permintaan pekerjaan yang berkaitan dengan perbaikan output AI meningkat 70 persen secara tahunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Fiverr melaporkan pencarian dengan kata kunci “AI cleanup” melonjak hingga 20 kali lipat sepanjang 2023-2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan Gunakan AI untuk Draf Awal<br>CEO Freelancer.com Matt Barrie mengatakan permintaan perbaikan AI banyak berasal dari perusahaan kecil dan pengusaha. Mereka memanfaatkan AI untuk menghasilkan draf awal, tetapi kemudian menemukan berbagai persoalan yang sulit diselesaikan sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil AI membutuhkan campur tangan manusia untuk mengubahnya jadi lebih matang dan benar-benar dapat digunakan,” ujar Barrie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut juga berlangsung ketika sejumlah perusahaan mengurangi jumlah pekerja tetap. Industri kreatif menjadi salah satu sektor yang menghadapi perubahan karena sebagian pekerjaan awal mulai dialihkan kepada sistem AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kondisi tersebut, freelancer mengambil peran baru. Mereka tidak selalu membuat karya dari awal, tetapi memastikan hasil yang dibuat AI memenuhi standar kualitas dan kebutuhan klien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Freelancer Perbaiki Gambar hingga Naskah AI<br>Pekerjaan AI cleanup berkembang di berbagai bidang kreatif. Desainer grafis, editor video, penulis, dan penyunting naskah termasuk profesi yang mendapat permintaan untuk memperbaiki hasil AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pekerjaan visual, freelancer dapat memperbaiki resolusi gambar atau video. Mereka juga menangani gangguan visual, noise, anatomi yang tidak masuk akal, pencahayaan yang keliru, hingga persoalan terkait penggunaan materi berhak cipta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Output AI terkadang menghasilkan detail yang terlihat tidak natural. Contohnya berupa jari tambahan, kaki dengan bentuk tidak wajar, atau arah bayangan yang tidak sesuai dengan sumber cahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada bidang penulisan, freelancer menangani masalah yang berbeda. Mereka memeriksa tata bahasa, efektivitas kalimat, struktur paragraf, konsistensi gaya, serta nuansa emosional dalam tulisan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembersihan AI Jadi 60 Persen Beban Kerja Penulis<br>Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh pekerja kreatif. Penulis dan editor lepas asal Australia, Kym Dunbar, mengatakan pekerjaan menulis blog dan konten situs web mengalami penurunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebaliknya, pekerjaan untuk membersihkan konten yang dibuat AI kini menyumbang sekitar 60 persen dari beban kerjanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunbar menganggap pekerjaan tersebut tetap menarik karena membutuhkan keterampilan editorial. Namun, ia juga mengkhawatirkan kecenderungan masyarakat menjadikan AI sebagai solusi untuk hampir seluruh proses kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya hanya merasa sayang sekali kita harus melakukan ini,” ujar Dunbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut menggambarkan paradoks AI di industri kreatif. Teknologi yang dirancang untuk menghemat waktu produksi justru menciptakan jenis pekerjaan baru ketika hasilnya membutuhkan pemeriksaan dan penyempurnaan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desainer Mulai Khawatir Pekerjaan Perbaikan Hilang<br>Meningkatnya permintaan AI cleanup belum tentu menjadi kabar baik dalam jangka panjang bagi freelancer. Sebagian pekerja kreatif khawatir perkembangan model AI akan membuat sistem semakin mampu menghasilkan konten berkualitas tanpa bantuan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lisa, desainer grafis lepas asal Spanyol, mengatakan sekitar 90 persen pekerjaannya saat ini berkaitan dengan memperbaiki AI slop.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memperkirakan kemampuan AI dapat berkembang cukup cepat dalam satu hingga dua tahun mendatang. Menurutnya, teknologi tersebut mungkin mampu menghasilkan desain dengan kualitas yang mendekati pekerjaannya saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kekhawatiran itu mendorong Lisa mengambil keputusan untuk meninggalkan pekerjaan tersebut. Ia kembali mengembangkan keterampilan melalui aktivitas melukis menggunakan kanvas, cat air, dan media fisik lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lisa merasa pekerjaan membersihkan hasil AI yang dianggapnya “tanpa jiwa” semakin melelahkan. Ia juga mempertanyakan kemampuannya untuk terus bertahan dalam industri kreatif digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Aku tidak tahu apakah aku cukup mampu untuk bertahan di dunia digital,” tuturnya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Belum Menghapus Peran Kreatif Manusia<br>Lonjakan pekerjaan AI cleanup menunjukkan bahwa adopsi AI tidak selalu menghilangkan kebutuhan terhadap pekerja manusia. Dalam banyak kasus, teknologi justru mengubah bentuk pekerjaan dari menciptakan konten menjadi memeriksa, mengoreksi, dan menyempurnakannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, tren tersebut juga memperlihatkan adanya ketidakpastian bagi pekerja kreatif. Kemampuan AI yang terus berkembang dapat mengurangi kebutuhan terhadap pekerjaan perbaikan apabila kualitas output semakin konsisten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi industri kreatif, tantangannya bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Freelancer juga perlu mempertahankan keahlian yang sulit digantikan, seperti penilaian estetika, pemahaman konteks, kreativitas orisinal, penyuntingan mendalam, dan kemampuan memahami kebutuhan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, AI slop menciptakan pasar baru sekaligus menghadirkan ancaman bagi profesi yang mengisinya. Ketika AI semakin baik menghasilkan karya, nilai pekerja kreatif kemungkinan akan semakin bergeser dari sekadar eksekusi teknis menuju kemampuan memberikan pertimbangan, arah, dan kualitas yang tidak mudah diotomatisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://news.bsi.ac.id/berita/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai-lewat-workshop-kreativitas-digital/">UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI Lewat Workshop Kreativitas Digital</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-slop-banjiri-konten-freelancer-kreatif-kebanjiran-job/">AI Slop Banjiri Konten, Freelancer Kreatif Kebanjiran Job</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ai-slop-banjiri-konten-freelancer-kreatif-kebanjiran-job/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Hadirkan Ledakan Kreativitas, Namun Tetap Perlu Rem</title>
		<link>https://brightniche.id/ai-hadirkan-ledakan-kreativitas-namun-tetap-perlu-rem/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ai-hadirkan-ledakan-kreativitas-namun-tetap-perlu-rem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 12:31:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[Ledakan Kreativitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=534</guid>

					<description><![CDATA[<p>AI Dorong Ledakan Kreativitas, Manusia Tetap Perlu KendaliKecerdasan buatan (AI) dinilai mampu membuka ruang baru bagi kreativitas manusia. Namun, perkembangan teknologi tersebut juga membutuhkan kendali agar kemudahan yang ditawarkan tidak menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun masyarakat. Baca Juga &#8220;KIM Kota Tangerang Belajar AI, Bidik Informasi Warga Lebih Kreatif dan Menarik&#8220; Pandangan tersebut mengemuka dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-hadirkan-ledakan-kreativitas-namun-tetap-perlu-rem/">AI Hadirkan Ledakan Kreativitas, Namun Tetap Perlu Rem</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">AI Dorong Ledakan Kreativitas, Manusia Tetap Perlu Kendali<br>Kecerdasan buatan (AI) dinilai mampu membuka ruang baru bagi kreativitas manusia. Namun, perkembangan teknologi tersebut juga membutuhkan kendali agar kemudahan yang ditawarkan tidak menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/68373/kim-kota-tangerang-belajar-ai-bidik-informasi-warga-lebih-kreatif-dan-menarik">KIM Kota Tangerang Belajar AI, Bidik Informasi Warga Lebih Kreatif dan Menarik</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan tersebut mengemuka dalam konferensi tahunan ketiga International Center for Consciousness Studies (ICCS) bertajuk Creativity: Minds and Machines. Forum tersebut mempertemukan filsuf, ahli saraf, dan pakar AI untuk membahas hubungan antara manusia, mesin, dan kreativitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konferensi berlangsung di sejumlah lokasi di Roma, termasuk Roma Tre University, Casina Pio IV di Vatikan, Universitas Kepausan Gregorian, serta Museum Capitoline.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Ibarat Mobil yang Membutuhkan Rem<br>Filsuf sekaligus pendiri ICCS Dmitry Volkov menggambarkan perkembangan AI seperti kendaraan berkecepatan tinggi. Teknologi dapat mempercepat berbagai aktivitas manusia, tetapi kecepatan tersebut harus diimbangi sistem pengaman yang memadai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Volkov, semakin canggih teknologi yang dikembangkan, semakin penting pula mekanisme untuk mengendalikannya. Ia mengibaratkan mekanisme tersebut sebagai rem pada mobil balap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Analogi itu menggambarkan tantangan utama pengembangan AI. Manusia tidak hanya perlu meningkatkan kemampuan mesin, tetapi juga harus membangun batasan agar teknologi tetap digunakan secara bertanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volkov menilai AI berpotensi mendorong kreativitas manusia secara signifikan. Namun, manfaat tersebut tetap disertai sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Perluas Akses terhadap Kreativitas<br>Perkembangan AI telah menurunkan sejumlah hambatan teknis dalam produksi karya digital. Aktivitas seperti membuat video, film pendek, atau animasi yang sebelumnya membutuhkan keahlian khusus kini dapat dilakukan oleh lebih banyak orang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volkov menilai perubahan tersebut dapat memberikan kesempatan kepada ribuan orang untuk mengekspresikan gagasan mereka. Teknologi memungkinkan individu yang sebelumnya tidak memiliki keterampilan teknis tertentu untuk menghasilkan karya secara lebih mudah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluang tersebut menjadi salah satu alasan AI disebut dapat memicu “ledakan kreativitas”. Namun, peningkatan jumlah karya juga menghadirkan tantangan baru terkait kualitas, keaslian, dan dampak konten yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deepfake Jadi Risiko dari Ledakan Kreativitas<br>Kemudahan membuat konten dengan AI juga dapat disalahgunakan. Salah satu contohnya adalah teknologi deepfake yang memungkinkan manipulasi foto, video, atau gambar dengan tingkat kemiripan yang semakin tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan karya kreatif. Namun, pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk membuat konten menyesatkan atau merugikan orang lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, peningkatan kemampuan kreatif melalui AI perlu berjalan bersama literasi digital dan kesadaran terhadap risiko manipulasi informasi. Pengguna harus mampu membedakan ekspresi kreatif dari konten yang sengaja dibuat untuk menipu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kreativitas Mesin Berbeda dari Kreativitas Manusia<br>Filsuf Pietro Perconti, salah satu pendiri ICCS, mengatakan pembahasan mengenai kreativitas buatan dapat dilakukan dengan tetap mempertimbangkan perbedaan antara manusia dan mesin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Perconti, kreativitas yang dihasilkan AI tidak sepenuhnya sama dengan konsep kreativitas yang selama ini melekat pada seniman atau pencipta individual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menggambarkan kreativitas berbasis AI sebagai bentuk kerja bersama antara manusia dan mesin. Dalam model tersebut, manusia memberikan tujuan, arahan, penilaian, serta keputusan akhir terhadap karya yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan ini menempatkan AI sebagai bagian dari proses kreatif. Mesin membantu menghasilkan kemungkinan, sementara manusia tetap berperan dalam menentukan makna, konteks, dan nilai dari karya tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Dapat Menunjukkan Perilaku Menjilat<br>Selain persoalan kreativitas, konferensi tersebut membahas kecenderungan AI untuk memberikan respons yang terlalu menyenangkan pengguna. Fenomena tersebut dikenal sebagai perilaku sycophantic atau kecenderungan menjilat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volkov memperingatkan bahwa pola tersebut dapat membuat pengguna memperoleh validasi terhadap gagasan yang sebenarnya kurang didukung fakta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI yang terlalu sering menyetujui pengguna juga berpotensi memperkuat rasa percaya diri yang tidak berdasar. Kondisi tersebut dapat menjadi masalah ketika pengguna mengandalkan AI untuk mengambil keputusan penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Volkov, pengembang dapat mengurangi kecenderungan tersebut melalui peningkatan desain dan kemampuan model. Ia juga mencatat bahwa model AI yang lebih baru menunjukkan tingkat independensi yang lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perdebatan tentang Kesadaran AI<br>Perkembangan AI juga memunculkan pertanyaan filosofis mengenai kemungkinan mesin memiliki kesadaran. Salah satu konsep yang dibahas dalam konteks tersebut adalah qualia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam filsafat pikiran, qualia merujuk pada karakter subjektif dari pengalaman sadar. Contohnya adalah pengalaman seseorang ketika melihat warna tertentu atau merasakan suatu sensasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Volkov menilai penelitian mengenai kesadaran AI masih berada pada tahap awal. Namun, ia membuka kemungkinan bahwa sistem komputer pada masa depan dapat menunjukkan fenomena yang menyerupai kesadaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika kemungkinan tersebut suatu hari terwujud, manusia perlu mempersiapkan kerangka untuk memahami sekaligus mengelola hubungan dengan AI yang memiliki kemampuan semacam itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hubungan Manusia dan AI Perlu Tetap Berpusat pada Manusia<br>Konferensi ICCS juga memperluas pembahasan dari kreativitas menuju hubungan antara manusia dan pendamping artifisial. Topiknya mencakup kemungkinan hubungan persahabatan, dukungan personal, hingga hubungan romantis dengan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perconti mempertanyakan manfaat dan risiko dari hubungan tersebut. Perkembangan teknologi membuat relasi digital semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi di Vatikan, gagasan tentang manusia sebagai pusat menjadi salah satu perhatian utama. Prinsip tersebut dipandang bukan hanya sebagai persoalan keagamaan, tetapi juga sebagai pertimbangan kemanusiaan dalam menghadapi perkembangan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendidikan Jadi Kunci Menghadapi Era AI<br>Perconti menilai pendidikan publik menjadi salah satu cara penting untuk membantu masyarakat menghadapi perubahan hubungan manusia dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh pemahaman yang memadai tentang cara berinteraksi dengan AI. Pendidikan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kesadaran mengenai batasan, risiko, dan dampaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menjadi semakin penting ketika AI mulai hadir dalam pekerjaan, pendidikan, hiburan, dan hubungan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, AI berpotensi memperluas kemampuan kreatif manusia sekaligus menciptakan tantangan baru. Teknologi tersebut dapat menjadi alat yang kuat jika manusia tetap mempertahankan kemampuan menilai, memverifikasi, dan mengambil keputusan secara mandiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, “rem” yang dibutuhkan AI bukan hanya berupa aturan teknis. Kendali juga membutuhkan literasi, pendidikan, etika, serta kesadaran manusia untuk memastikan teknologi tetap melayani kepentingan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.kabarindo.com/gaya-hidup/4032999372/saat-ai-menjadi-mitra-kreatif-gemini-bantu-desainer-indonesia-rajut-karya-hingga-pasar-global">Saat AI Menjadi Mitra Kreatif, Gemini Bantu Desainer Indonesia Rajut Karya hingga Pasar Global</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-hadirkan-ledakan-kreativitas-namun-tetap-perlu-rem/">AI Hadirkan Ledakan Kreativitas, Namun Tetap Perlu Rem</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ai-hadirkan-ledakan-kreativitas-namun-tetap-perlu-rem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Kursus Coding Anak Terbaik di Indonesia, Online-Offline</title>
		<link>https://brightniche.id/8-kursus-coding-anak-terbaik-di-indonesia-online-offline/</link>
					<comments>https://brightniche.id/8-kursus-coding-anak-terbaik-di-indonesia-online-offline/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Platform Kursus Online]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus Coding]]></category>
		<category><![CDATA[Offline]]></category>
		<category><![CDATA[Online]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=531</guid>

					<description><![CDATA[<p>8 Kursus Coding Anak di Indonesia untuk Belajar Online dan OfflineKemampuan coding semakin relevan bagi anak dan remaja di tengah perkembangan teknologi digital. Selain mengenalkan pemrograman, pembelajaran coding dapat membantu anak mengembangkan logika, kreativitas, computational thinking, dan kemampuan memecahkan masalah. Baca Juga &#8220;Platform Kursus Coding Online Progate Hadir dalam Bahasa Indonesia&#8220; Saat ini, orang tua [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/8-kursus-coding-anak-terbaik-di-indonesia-online-offline/">8 Kursus Coding Anak Terbaik di Indonesia, Online-Offline</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">8 Kursus Coding Anak di Indonesia untuk Belajar Online dan Offline<br>Kemampuan coding semakin relevan bagi anak dan remaja di tengah perkembangan teknologi digital. Selain mengenalkan pemrograman, pembelajaran coding dapat membantu anak mengembangkan logika, kreativitas, computational thinking, dan kemampuan memecahkan masalah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://gizmologi.id/apps/progate-coding-bahasa-indonesia/">Platform Kursus Coding Online Progate Hadir dalam Bahasa Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, orang tua memiliki banyak pilihan kursus coding anak di Indonesia. Materinya juga semakin beragam, mulai dari Scratch dan Python hingga Roblox Studio, kecerdasan buatan, serta pengembangan aplikasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan kelas tersedia secara online maupun offline. Orang tua dapat menyesuaikannya dengan usia, minat, lokasi, serta tingkat kemampuan anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa Manfaat Belajar Coding bagi Anak?<br>Coding tidak hanya mengajarkan anak cara membuat program. Proses belajar juga mendorong mereka memahami masalah, menyusun langkah penyelesaian, menguji hasil, dan memperbaiki kesalahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut dapat memperkuat kemampuan berpikir logis dan sistematis. Anak juga berkesempatan mengembangkan kreativitas ketika membuat game, animasi, aplikasi, atau proyek digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, kursus coding sebaiknya tidak hanya dinilai dari bahasa pemrograman yang diajarkan. Orang tua juga perlu memperhatikan metode pembelajaran, usia peserta, durasi kelas, bentuk proyek, serta dukungan pengajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Kalananti<br>Kalananti merupakan platform pendidikan berbasis teknologi yang menyediakan pembelajaran untuk anak dan remaja. Programnya mencakup peserta berusia sekitar 5 hingga 17 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembelajaran coding Kalananti menggabungkan pemrograman dengan aktivitas berbasis proyek. Anak tidak hanya mempelajari konsep kode, tetapi juga diarahkan menghasilkan karya dan mempresentasikan hasil belajarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersedia dalam format online dan offline. Pilihan tersebut memberi fleksibilitas bagi orang tua untuk menentukan metode belajar berdasarkan kebutuhan anak dan lokasi tempat tinggal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Koding Next<br>Koding Next menawarkan program pembelajaran coding, robotika, dan artificial intelligence untuk anak hingga remaja. Materi pembelajaran disusun berdasarkan kelompok usia dan tingkat kemampuan peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anak dapat mempelajari berbagai keterampilan digital melalui pendekatan yang interaktif. Program tersedia secara online serta melalui sejumlah lokasi pembelajaran di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koding Next juga memiliki kegiatan tambahan, termasuk kompetisi dan aktivitas yang dapat memberikan pengalaman kepada peserta untuk menerapkan keterampilan teknologi dalam proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. KodeKiddo<br>KodeKiddo menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek untuk memperkenalkan coding kepada anak. Materi yang tersedia mencakup Scratch, Minecraft Education, Roblox Studio, hingga Python.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pemrograman, peserta dapat mempelajari computational thinking dan digital creativity. Pendekatan tersebut membantu anak memahami konsep teknologi melalui proyek yang sesuai dengan tingkat kemampuan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas tersedia secara online dan offline. Orang tua dapat memilih format pembelajaran berdasarkan jadwal serta preferensi anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Coding Bee Academy<br>Coding Bee Academy berfokus pada pendidikan teknologi untuk anak dan remaja dalam jenjang K-12. Programnya memperkenalkan computational thinking sejak usia dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Materi pembelajaran disesuaikan dengan kelompok usia peserta. Dengan pendekatan tersebut, anak yang baru mengenal coding dapat memulai dari konsep dasar sebelum beralih ke materi yang lebih kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kelas reguler, Coding Bee Academy juga menawarkan workshop dan kegiatan kompetisi. Aktivitas tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan pengalaman melalui proyek teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. Kodland<br>Kodland merupakan sekolah teknologi yang menawarkan pembelajaran coding dan desain digital bagi anak serta remaja. Programnya mencakup peserta dengan rentang usia sekitar 5 hingga 17 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Materi pembelajaran dibuat berdasarkan minat dan usia peserta. Anak dapat mengenal coding melalui proyek seperti pengembangan game dengan Roblox serta pemodelan karakter tiga dimensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelas Kodland umumnya menggunakan sesi pembelajaran yang relatif singkat. Format tersebut dapat membantu anak mengikuti proses belajar secara bertahap tanpa harus menghadapi sesi yang terlalu panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">6. Vocasia Academy<br>Vocasia Academy merupakan platform pembelajaran daring dengan berbagai materi keterampilan digital. Salah satu bidang yang tersedia adalah pemrograman dan coding.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian materi lebih sesuai untuk remaja hingga orang dewasa. Namun, pelajar SMP dan SMA dapat mempertimbangkan materi pemrograman tingkat dasar sesuai kemampuan masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Model pembelajaran online membuat peserta dapat mengakses materi dari rumah. Pilihan ini dapat menjadi alternatif bagi pelajar yang membutuhkan jadwal belajar lebih fleksibel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">7. Codero<br>Codero menyediakan pembelajaran teknologi untuk anak dan remaja hingga usia 18 tahun. Programnya mencakup beberapa pilihan kelas berdasarkan kebutuhan serta tingkat pembelajaran peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi siswa yang ingin memperdalam keterampilan, tersedia pilihan program seperti Codero Plus dan Codero Academy. Codero juga menawarkan kelas privat berbahasa Inggris melalui program tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain keterampilan teknologi, metode pembelajaran interaktif dapat membantu peserta mengembangkan kepercayaan diri. Pengalaman tersebut dapat menjadi pelengkap ketika anak mengerjakan proyek secara individu maupun bersama peserta lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">8. Clued.id<br>Clued.id memiliki program Coding for Kids &amp; Teens yang ditujukan untuk memperkenalkan teknologi kepada anak dan remaja. Materinya disesuaikan dengan kelompok usia peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut menekankan kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan kreativitas digital. Peserta juga dapat belajar melalui proyek seperti game interaktif dan animasi sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan berbasis proyek membuat anak dapat melihat hasil langsung dari keterampilan yang dipelajari. Metode ini juga dapat membantu menjaga ketertarikan anak selama proses pembelajaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara Memilih Kursus Coding yang Sesuai untuk Anak<br>Orang tua sebaiknya tidak langsung memilih kursus berdasarkan popularitas lembaga. Kesesuaian program dengan usia dan minat anak menjadi pertimbangan penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk anak yang baru mengenal coding, materi visual seperti Scratch dapat menjadi pilihan awal. Anak yang sudah memiliki pengalaman dapat diarahkan ke Python, pengembangan game, robotika, AI, atau materi lain yang lebih kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Format kelas juga perlu diperhatikan. Kelas offline dapat memberikan interaksi langsung dengan pengajar dan peserta lain. Sementara itu, kelas online menawarkan fleksibilitas tempat dan waktu belajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Orang tua juga dapat mengevaluasi metode pengajaran, durasi kelas, ukuran kelompok, proyek yang dikerjakan, serta pengalaman pengajar. Jika tersedia, sesi percobaan dapat membantu anak menentukan apakah metode pembelajaran tersebut sesuai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Coding Menjadi Bekal Keterampilan Digital Anak<br>Kursus coding dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan anak pada keterampilan teknologi sejak dini. Namun, tujuan utamanya tidak harus membuat anak langsung menjadi programmer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses belajar coding dapat menjadi sarana untuk melatih cara berpikir, kreativitas, ketelitian, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Keterampilan tersebut tetap relevan meskipun anak nantinya memilih bidang pendidikan atau pekerjaan yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan banyaknya pilihan kursus online dan offline, orang tua dapat memilih program berdasarkan kebutuhan anak. Pendekatan yang sesuai usia dan minat akan membantu pembelajaran teknologi terasa lebih relevan, terarah, dan menyenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://telset.id/news/ai/ai-agents-kini-bisa-gantikan-mahasiswa-ikuti-kelas-online">AI Agents Kini Bisa Gantikan Mahasiswa Ikuti Kelas Online</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/8-kursus-coding-anak-terbaik-di-indonesia-online-offline/">8 Kursus Coding Anak Terbaik di Indonesia, Online-Offline</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/8-kursus-coding-anak-terbaik-di-indonesia-online-offline/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendikdasmen Sediakan Kursus Daring untuk Upgrade Skill Siswa</title>
		<link>https://brightniche.id/kemendikdasmen-sediakan-kursus-daring-untuk-upgrade-skill-siswa/</link>
					<comments>https://brightniche.id/kemendikdasmen-sediakan-kursus-daring-untuk-upgrade-skill-siswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:49:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Platform Kursus Online]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus Daring]]></category>
		<category><![CDATA[Skill Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Upgrade]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemendikdasmen Sediakan Kursus Daring untuk Tingkatkan Skill SiswaKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan laman kursus daring yang dapat dimanfaatkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi. Platform ini memungkinkan peserta mempelajari berbagai bidang secara fleksibel tanpa harus mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen mengembangkan layanan tersebut untuk memperluas akses pembelajaran keterampilan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/kemendikdasmen-sediakan-kursus-daring-untuk-upgrade-skill-siswa/">Kemendikdasmen Sediakan Kursus Daring untuk Upgrade Skill Siswa</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kemendikdasmen Sediakan Kursus Daring untuk Tingkatkan Skill Siswa<br>Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyediakan laman kursus daring yang dapat dimanfaatkan siswa untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi. Platform ini memungkinkan peserta mempelajari berbagai bidang secara fleksibel tanpa harus mengikuti pembelajaran secara tatap muka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen mengembangkan layanan tersebut untuk memperluas akses pembelajaran keterampilan. Siswa dapat memilih bidang sesuai kebutuhan dan minat untuk menambah kemampuan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://pasqualepillitteri.it/id/news/12090/claude-academy-kursus-gratis-belajar-claude#google_vignette">Claude Academy sudah online: 26 kursus gratis untuk belajar Claude, dari nol sampai API</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kursus daring dari Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen hadir buat Sobat Belajar yang ingin upgrade skill dan menambah kompetensi agar makin siap menghadapi dunia kerja,” tulis Kemendikdasmen melalui akun Instagram resminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puluhan Bidang Kursus Tersedia Secara Daring<br>Kemendikdasmen menyediakan kursus dalam beragam bidang keterampilan. Pilihan tersebut mencakup bidang yang berkaitan dengan teknologi, bahasa, bisnis, industri, hingga ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Kemendikdasmen, tersedia sejumlah kategori kursus dengan jumlah pilihan berbeda pada setiap bidang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agribisnis dan agriteknologi: 2 kategori.<br>Bahasa: 27 kategori.<br>Bisnis dan manajemen: 17 kategori.<br>Industri dan kerajinan: 41 kategori.<br>Kelestarian lingkungan.<br>Kependidikan: 8 kategori.<br>Kesehatan dan pekerjaan sosial: 35 kategori.<br>Komunikasi dan informasi: 28 kategori.<br>Pariwisata: 14 kategori.<br>Pelayanan sosial dan masyarakat.<br>Rekayasa dan teknologi: 12 kategori.<br>Seni, budaya, dan ekonomi kreatif: 15 kategori.<br>Teknologi informasi dan digital: 86 kategori.<br>Transportasi: 4 kategori.<br>Keragaman tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk memilih keterampilan berdasarkan minat dan kebutuhan pengembangan kompetensi. Bidang teknologi informasi dan digital menjadi salah satu kategori dengan pilihan kursus terbanyak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kursus Daring Fleksibel untuk Pengembangan Kompetensi<br>Model pembelajaran daring memungkinkan siswa mengakses materi tanpa terbatas ruang. Fleksibilitas ini dapat membantu peserta menyesuaikan proses belajar dengan jadwal pendidikan utama maupun aktivitas lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kursus keterampilan juga dapat menjadi pelengkap pendidikan formal. Siswa dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk mengenal bidang baru atau memperdalam kemampuan yang sudah dimiliki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan tambahan semakin relevan karena dunia kerja terus mengalami perubahan. Penguasaan keterampilan digital, komunikasi, manajemen, teknologi, dan bidang lainnya dapat menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan kompetensi yang berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cara Mendaftar Kursus Daring Kemendikdasmen<br>Siswa yang ingin mengikuti kursus dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi kursus daring Kemendikdasmen. Prosesnya dilakukan secara mandiri melalui platform yang telah disediakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahapan pendaftaran kursus daring meliputi:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buka laman kursus daring Kemendikdasmen.<br>Buat akun jika belum memiliki akun.<br>Masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi.<br>Cari kursus melalui kolom pencarian atau pilih kursus yang tersedia.<br>Buka kursus yang sesuai dengan bidang keterampilan yang diminati.<br>Periksa ringkasan, jadwal pembukaan dan penutupan, serta informasi kursus.<br>Pilih opsi “Daftarkan saya dalam kursus ini!”.<br>Selesaikan proses pendaftaran secara mandiri sesuai petunjuk platform.<br>Sebelum mendaftar, peserta sebaiknya membaca informasi kursus secara menyeluruh. Perhatikan jadwal, persyaratan, materi, serta ketentuan yang tercantum pada halaman kursus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Platform Kursus Daring Dukung Kesiapan Siswa<br>Penyediaan kursus daring menjadi salah satu cara memperluas akses siswa terhadap pembelajaran berbasis keterampilan. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tambahan, tetapi juga dapat mengembangkan kompetensi sesuai bidang yang diminati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pilihan kursus yang beragam memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai bidang. Teknologi informasi, bahasa, bisnis, industri, kesehatan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif tersedia dalam kategori yang dapat dipilih peserta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi siswa, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membangun portofolio kemampuan sejak dini. Namun, manfaat kursus akan lebih optimal jika peserta mengikuti materi secara konsisten dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberadaan platform tersebut juga memperkuat pilihan pembelajaran di luar pendidikan formal. Dengan akses yang lebih fleksibel, siswa dapat terus meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, kursus daring Kemendikdasmen dapat menjadi sarana tambahan bagi siswa yang ingin mengembangkan keterampilan. Pemilihan kursus yang sesuai minat, konsistensi belajar, dan penerapan keterampilan menjadi faktor penting agar kesempatan tersebut memberikan manfaat nyata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.vietnam.vn/id/khoa-hoc-ngan-han-tinh-hoa-triet-hoc-phuong-dong-chinh-thuc-mo-don-dang-ky-khoa-4">Kursus singkat &#8220;Inti Sari Filsafat Timur&#8221; &#8211; Pendaftaran resmi dibuka untuk Kursus 4</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/kemendikdasmen-sediakan-kursus-daring-untuk-upgrade-skill-siswa/">Kemendikdasmen Sediakan Kursus Daring untuk Upgrade Skill Siswa</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/kemendikdasmen-sediakan-kursus-daring-untuk-upgrade-skill-siswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Sumbar Bedah Pemanfaatan AI bagi UMKM di SCF 2026</title>
		<link>https://brightniche.id/bi-sumbar-bedah-pemanfaatan-ai-bagi-umkm-di-scf-2026/</link>
					<comments>https://brightniche.id/bi-sumbar-bedah-pemanfaatan-ai-bagi-umkm-di-scf-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 14:49:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[SCF 2026]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=524</guid>

					<description><![CDATA[<p>BI Sumbar Dorong UMKM Manfaatkan AI di SCF 2026Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mengembangkan bisnis. Edukasi tersebut berlangsung melalui Creative Economy Talks dalam rangkaian Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026. Baca Juga &#8220;Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/bi-sumbar-bedah-pemanfaatan-ai-bagi-umkm-di-scf-2026/">BI Sumbar Bedah Pemanfaatan AI bagi UMKM di SCF 2026</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">BI Sumbar Dorong UMKM Manfaatkan AI di SCF 2026<br>Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mengembangkan bisnis. Edukasi tersebut berlangsung melalui Creative Economy Talks dalam rangkaian Sumbar Creative Economy Festival (SCF) 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://indiekraf.com/telkom-ai-center-malang-dukung-pengembangan-kapabilitas-ai-melalui-ai-for-everyone-batch-27/">Telkom AI Center Malang Dukung Pengembangan Kapabilitas AI melalui AI for Everyone Batch 27</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan mengangkat tema &#8220;AI Product Photoshoot for UMKM: Create Easier, Grow Faster&#8221;. Sesi tersebut menghadirkan Bhaotsudanco sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman praktis mengenai penggunaan AI dalam mendukung kebutuhan bisnis dan ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta mempelajari cara menyusun prompt yang jelas dan terperinci. Materi juga membahas pengolahan hasil AI menggunakan aplikasi digital lain untuk menghasilkan materi visual yang lebih sesuai dengan kebutuhan pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Creative Economy Talks Kenalkan AI untuk Foto Produk UMKM<br>Pemanfaatan AI dalam pembuatan foto produk menjadi salah satu fokus pembahasan. Teknologi tersebut dapat membantu pelaku UMKM menghasilkan materi promosi secara lebih praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Narasumber menjelaskan bahwa kualitas keluaran AI sangat dipengaruhi instruksi yang diberikan pengguna. Karena itu, pelaku usaha perlu menyusun prompt dengan tujuan, detail visual, dan kebutuhan hasil yang jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan semua dibuat di ChatGPT. Kita harus membuat prompt yang benar dan detail. Output-nya tetap digabungkan dengan aplikasi lain agar hasilnya luar biasa,&#8221; ujar narasumber.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan AI tidak berhenti pada satu aplikasi. Pelaku UMKM dapat mengombinasikan beberapa perangkat digital untuk menyempurnakan hasil sesuai karakter produk dan kebutuhan komunikasi bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan Menyusun Prompt Jadi Bagian Penting<br>Narasumber menekankan bahwa keterampilan AI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memberikan perintah kepada aplikasi. Pengguna harus memahami tujuan akhir sebelum menyusun instruksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku UMKM perlu menentukan informasi yang ingin ditampilkan, gaya visual yang sesuai, serta karakter produk yang harus dipertahankan. Setelah AI menghasilkan materi, pengguna juga perlu mengevaluasi dan mengedit hasilnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan tersebut penting karena AI dapat menghasilkan keluaran yang tidak selalu sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proses pemeriksaan dan penyuntingan tetap diperlukan agar materi promosi akurat dan relevan dengan produk yang ditawarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan ini juga mendorong pelaku usaha tetap mengandalkan kreativitas manusia. AI berfungsi sebagai alat bantu untuk mempercepat proses dan mengeksplorasi ide.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Antusias Bahas Pemanfaatan AI<br>Materi mengenai AI mendapat respons positif dari peserta Creative Economy Talks. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai penerapan teknologi dalam aktivitas usaha dan pekerjaan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa peserta mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk membuat konten dan materi visual. Diskusi juga membahas cara menggunakan teknologi tersebut agar dapat mendukung strategi pemasaran produk UMKM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan AI berpotensi membantu pelaku usaha menghemat waktu dalam proses kreatif. Teknologi juga dapat membuka lebih banyak alternatif visual ketika pelaku UMKM menyiapkan materi promosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, hasil akhir tetap membutuhkan penilaian manusia. Pelaku usaha harus memastikan materi yang digunakan sesuai dengan identitas produk dan tidak menyesatkan konsumen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BI Ingatkan Pentingnya Keamanan Data<br>Di tengah peluang pemanfaatan AI, peserta juga mendapat pengingat mengenai keamanan dan privasi data. Pengguna disarankan tidak memasukkan informasi pribadi atau data sensitif ke platform AI secara sembarangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesadaran terhadap keamanan informasi menjadi semakin penting ketika pelaku UMKM menggunakan berbagai layanan digital. Data pelanggan, informasi transaksi, dan dokumen internal usaha perlu dikelola dengan hati-hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Narasumber juga mengingatkan pentingnya mempertahankan kemampuan berpikir kritis ketika menggunakan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penggunaan AI harus tetap diiringi kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. AI merupakan alat bantu, bukan pengganti proses berpikir manusia,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SCF 2026 Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Sumbar<br>Creative Economy Talks menjadi bagian dari SCF 2026 yang mengangkat berbagai subsektor ekonomi kreatif. Program tersebut mencakup pembahasan mengenai wastra, gastronomi, green creative, dan ekonomi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan tersebut, BI Sumbar mempertemukan pelaku UMKM, komunitas kreatif, mahasiswa, dan masyarakat dengan perkembangan teknologi. Edukasi diarahkan agar peserta tidak hanya mengenal AI, tetapi juga memahami penggunaannya secara bertanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemanfaatan teknologi menjadi semakin relevan bagi UMKM karena pemasaran digital membutuhkan konten yang menarik dan konsisten. AI dapat menjadi salah satu alat pendukung, terutama untuk mempercepat eksplorasi ide dan produksi materi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BI Dorong UMKM Naik Kelas melalui Teknologi<br>BI Sumbar berharap pemanfaatan AI dapat membantu UMKM meningkatkan kualitas materi promosi dan memperluas jangkauan pemasaran. Kolaborasi antara teknologi dan kreativitas manusia dinilai dapat membuka peluang baru bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya mendorong UMKM agar tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memperkuat aspek bisnis. Strategi pemasaran, efisiensi kerja, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi bagian penting dalam menghadapi ekonomi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SCF 2026 berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Hotel Pangeran Beach, Padang. Masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara gratis pada pukul 08.30–18.00 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui semangat &#8220;Dari Nagari untuk Negeri&#8221;, BI Sumbar mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat UMKM. Pemanfaatan AI diharapkan membantu pelaku usaha mengembangkan produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://sumbarsatu.com/berita/35435-ai-dorong-transformasi-industri-budaya-dan-kreatif-forum-hiburan-digital-2026-digelar-di-hong-kong">AI Dorong Transformasi Industri Budaya dan Kreatif, Forum Hiburan Digital 2026 Digelar di Hong Kong</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/bi-sumbar-bedah-pemanfaatan-ai-bagi-umkm-di-scf-2026/">BI Sumbar Bedah Pemanfaatan AI bagi UMKM di SCF 2026</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/bi-sumbar-bedah-pemanfaatan-ai-bagi-umkm-di-scf-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</title>
		<link>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 14:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Era AI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=521</guid>

					<description><![CDATA[<p>UBSI BSD Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Era AIUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD menyiapkan mahasiswa baru menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampus tersebut menggelar workshop bertema &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; pada Sabtu (29/8/2026). Baca Juga &#8220;Resmi Dibuka, DELF 2026 Hong Kong Pamerkan Masa Depan Hiburan Digital Berbasis AI&#8220; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/">UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Era AI<br>Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD menyiapkan mahasiswa baru menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampus tersebut menggelar workshop bertema &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; pada Sabtu (29/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://internasional.kontan.co.id/news/resmi-dibuka-delf-2026-hong-kong-pamerkan-masa-depan-hiburan-digital-berbasis-ai">Resmi Dibuka, DELF 2026 Hong Kong Pamerkan Masa Depan Hiburan Digital Berbasis AI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru. Kampus mengarahkan kegiatan untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara kreatif sejak awal masa perkuliahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop tidak hanya membahas konsep AI. Peserta juga memperoleh kesempatan mengenal penerapan teknologi tersebut dalam pembuatan konten digital, desain, dan pengembangan ide.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop AI Dorong Kreativitas Mahasiswa Baru<br>UBSI BSD menghadirkan Rega Giovano Erlangga sebagai narasumber. Ia merupakan AI Implementer Specialist yang akan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AI sebagai alat pendukung kreativitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa baru akan diperkenalkan pada berbagai aplikasi AI yang dapat menunjang aktivitas akademik dan kreativitas digital. Materi juga diarahkan agar peserta memahami peluang pemanfaatan teknologi tersebut dalam kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan praktik menjadi salah satu bagian kegiatan. Peserta tidak hanya menerima penjelasan mengenai konsep dasar AI, tetapi juga mencoba sejumlah aplikasi secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode tersebut memungkinkan mahasiswa memahami fungsi teknologi melalui pengalaman penggunaan. Peserta juga dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber selama workshop berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Tekankan Kemampuan Adaptasi Teknologi<br>Kepala Kampus UBSI BSD sekaligus panitia kegiatan, Mahmud Safudin, menilai kemampuan beradaptasi dengan teknologi semakin penting bagi mahasiswa. Perkembangan AI membuat kebutuhan kompetensi digital terus berubah di berbagai bidang pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ingin mahasiswa baru memiliki mindset kreatif dan adaptif terhadap teknologi, khususnya AI, yang kini menjadi kebutuhan di berbagai sektor pekerjaan,&#8221; ujar Mahmud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mahmud, pengenalan AI sejak awal perkuliahan dapat membantu mahasiswa memahami cara menggunakan teknologi secara optimal. Kemampuan tersebut dapat mendukung aktivitas akademik sekaligus menjadi bekal memasuki dunia kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan AI juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Mahasiswa perlu memahami tujuan penggunaan teknologi, mengevaluasi hasil yang diberikan, dan tetap mengandalkan pengetahuan serta kreativitas pribadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Belajar AI melalui Praktik Interaktif<br>Workshop dirancang dengan suasana interaktif agar mahasiswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Peserta memperoleh kesempatan mengeksplorasi berbagai aplikasi AI sesuai materi yang disampaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan AI dalam konten digital menjadi salah satu topik yang relevan bagi mahasiswa di era ekonomi kreatif. Teknologi tersebut dapat membantu proses pengembangan ide, penyusunan konsep, dan produksi materi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam bidang desain, AI juga dapat menjadi alat bantu untuk mengeksplorasi konsep visual. Namun, mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan tujuan komunikasi, orisinalitas, dan kualitas hasil ketika menggunakan teknologi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman praktik di awal perkuliahan diharapkan membantu mahasiswa mengenali peluang sekaligus keterbatasan AI. Pemahaman tersebut dapat menjadi dasar untuk menggunakan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Jadi Bekal Menghadapi Dunia Profesional<br>Perkembangan AI telah mendorong perubahan pada cara berbagai sektor bekerja. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kombinasi kemampuan teknologi, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD menilai penguasaan teknologi sejak awal studi dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Kemampuan tersebut dapat membantu lulusan beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan yang terus mengalami perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keterampilan menggunakan AI perlu berjalan bersama penguasaan bidang utama. Mahasiswa tetap membutuhkan pemahaman akademik agar dapat menilai informasi dan hasil yang dihasilkan teknologi secara kritis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut juga penting untuk menjaga kualitas karya akademik dan profesional. AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan menggantikan proses berpikir dan tanggung jawab pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi<br>UBSI BSD menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan inovasi dan adaptasi teknologi dalam kegiatan pendidikan. Workshop AI menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi kepada mahasiswa sejak awal perjalanan akademik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun pola pikir kreatif. Peserta dapat mengenali teknologi bukan hanya sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai sarana untuk mengembangkan gagasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri. Kemampuan mengombinasikan AI dengan kompetensi akademik dan kreativitas dapat menjadi salah satu modal penting setelah lulus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru UBSI BSD untuk mengenal perkembangan teknologi. Kampus berharap pengalaman tersebut mendorong mahasiswa terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/68373/kim-kota-tangerang-belajar-ai-bidik-informasi-warga-lebih-kreatif-dan-menarik">KIM Kota Tangerang Belajar AI, Bidik Informasi Warga Lebih Kreatif dan Menarik</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/">UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>InJourney Airports Bantu UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital Marketing</title>
		<link>https://brightniche.id/injourney-airports-bantu-umkm-labuan-bajo-kuasai-digital-marketing/</link>
					<comments>https://brightniche.id/injourney-airports-bantu-umkm-labuan-bajo-kuasai-digital-marketing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:32:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SaaS Keuangan & Kasir Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[InJourney Airports]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[MitMe.id]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=518</guid>

					<description><![CDATA[<p>InJourney Airports Dorong UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital MarketingInJourney Airports memperkuat pemberdayaan UMKM di Labuan Bajo melalui InJourney Airports Creativity House (ICH) 2026. Program ini membekali pelaku usaha dengan keterampilan pengelolaan bisnis, pencatatan keuangan, branding, serta pemasaran digital. Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti kegiatan pada 5-6 Agustus 2026. Pelatihan tersebut menjadi tahap awal dari rangkaian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/injourney-airports-bantu-umkm-labuan-bajo-kuasai-digital-marketing/">InJourney Airports Bantu UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital Marketing</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">InJourney Airports Dorong UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital Marketing<br>InJourney Airports memperkuat pemberdayaan UMKM di Labuan Bajo melalui InJourney Airports Creativity House (ICH) 2026. Program ini membekali pelaku usaha dengan keterampilan pengelolaan bisnis, pencatatan keuangan, branding, serta pemasaran digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti kegiatan pada 5-6 Agustus 2026. Pelatihan tersebut menjadi tahap awal dari rangkaian pembekalan dan pendampingan usaha selama satu bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">InJourney Airports menjalankan program ini bersama Penakita sebagai mitra pelaksana pemberdayaan UMKM. Perusahaan juga menggandeng MitMe.id sebagai penyedia solusi digital sekaligus trainer dalam pengelolaan dan digitalisasi usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">InJourney Airports Fokus Tingkatkan Kapasitas UMKM<br>CSR &amp; General Service Group Head InJourney Airports Meiske Margaretha Sigarlaki mengatakan pemberdayaan UMKM membutuhkan proses yang berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan harus memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://olenka.id/flip-luncurkan-flip-kasir-hadirkan-teknologi-soundbox-untuk-umkm-indonesia">Flip Luncurkan Flip Kasir, Hadirkan Teknologi Soundbox untuk UMKM Indonesia</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui InJourney Airports Creativity House, kami tidak sekadar memberikan teori.&nbsp;<mark>Kami ingin membangun ekosistem di mana pelaku UMKM memiliki pondasi keuangan yang kokoh dan kemahiran digital yang aplikatif,” ujar Meiske.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, program tersebut diarahkan untuk membantu UMKM menangkap peluang ekonomi dari perkembangan pariwisata Labuan Bajo. Pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus mengelola bisnis secara lebih profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MitMe.id Ajarkan Pencatatan Keuangan Digital<br>Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha. Mereka mempraktikkan pencatatan transaksi menggunakan aplikasi MitMe Kasir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan tersebut mendorong peserta membangun kebiasaan mencatat transaksi secara teratur. Pencatatan yang konsisten dapat membantu pelaku usaha memahami arus transaksi dan mengevaluasi perkembangan bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Digitalisasi pencatatan juga dapat memberikan data yang lebih terstruktur bagi pemilik usaha. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi kinerja dan menentukan langkah pengembangan usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Pelajari Branding dan Digital Marketing<br>Hari kedua pelatihan berfokus pada branding dan strategi digital marketing. Peserta mendapatkan materi yang dirancang agar dapat langsung diterapkan dalam aktivitas promosi usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu materi utama membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Peserta belajar menggunakan teknologi tersebut untuk mengembangkan ide promosi dan membuat materi pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI juga diperkenalkan untuk membantu peserta menghasilkan konten visual serta menyusun caption pemasaran. Pendekatan praktis tersebut diharapkan memudahkan UMKM memanfaatkan teknologi tanpa harus memiliki kemampuan teknis yang kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Business Clinic Berikan Pendampingan Personal<br>Selain mengikuti pelatihan kelompok, peserta memperoleh kesempatan mengikuti Business Clinic. Sesi tersebut menghadirkan konsultasi satu per satu bersama trainer UMKM dari MitMe.id.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui konsultasi personal, peserta dapat membahas kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Trainer kemudian memberikan masukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Founder MitMe.id Adhitya Noviardi menilai transformasi digital UMKM perlu dimulai dari teknologi yang sederhana. Menurutnya, solusi digital harus mudah digunakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Teknologi seharusnya menjadi alat yang memudahkan pelaku usaha,” kata Adhitya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, digitalisasi dapat membantu berbagai aktivitas UMKM. Proses tersebut mencakup pencatatan keuangan hingga pembuatan konten promosi dengan dukungan aplikasi digital dan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan Berlanjut Selama Satu Bulan<br>Program ICH 2026 tidak berhenti setelah pelatihan selama dua hari. Seluruh peserta akan mengikuti pendampingan selama satu bulan yang dikelola Penakita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan mencakup pemantauan pencatatan keuangan harian, webinar pengembangan usaha, konsultasi lanjutan, serta evaluasi perkembangan peserta. Program ini dirancang untuk memastikan peserta menerapkan materi yang telah diperoleh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Evaluasi perkembangan UMKM dilakukan melalui Dashboard MitMe Naik Kelas. Platform tersebut digunakan untuk memantau perkembangan peserta berdasarkan sejumlah indikator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dashboard MitMe Naik Kelas Ukur Perkembangan UMKM<br>Dashboard MitMe Naik Kelas mengukur perkembangan peserta melalui asesmen awal dan akhir. Evaluasi juga mempertimbangkan konsistensi pencatatan keuangan dan penerapan hasil pendampingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesiapan digitalisasi usaha menjadi indikator lain dalam penilaian. Pendekatan tersebut memungkinkan perkembangan setiap UMKM dipantau berdasarkan kondisi sebelum dan sesudah mengikuti program.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhir rangkaian program, InJourney Airports akan memilih UMKM dengan perkembangan paling signifikan. Peserta terpilih berkesempatan memperoleh pembinaan lanjutan dari perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Diharapkan Perkuat Ekonomi Kreatif Labuan Bajo<br>Pengembangan kapasitas UMKM menjadi semakin penting seiring pertumbuhan aktivitas pariwisata Labuan Bajo. Pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk mengambil bagian dalam rantai ekonomi destinasi melalui produk dan layanan yang mereka tawarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, peluang tersebut membutuhkan kesiapan bisnis dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Penguasaan pencatatan keuangan, pemasaran digital, dan teknologi dapat membantu UMKM meningkatkan daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi InJourney Airports, Penakita, dan MitMe.id melalui ICH 2026 diarahkan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Program ini menggabungkan pelatihan, konsultasi, pendampingan, serta evaluasi untuk mendorong perubahan yang terukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, keberhasilan program akan terlihat dari kemampuan peserta menerapkan keterampilan secara konsisten. UMKM yang mampu memperbaiki tata kelola dan memanfaatkan teknologi diharapkan semakin siap berkembang di tengah peluang ekonomi Labuan Bajo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<em><strong><a href="https://pelitajabar.com/2026/06/17/kasirpintar-ajak-pelaku-umkm-kabupaten-bandung-garut-edukaspin/">Kasir Pintar Ajak Pelaku UMKM Kabupaten Bandung &amp; Garut EdukasPin</a></strong></em>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/injourney-airports-bantu-umkm-labuan-bajo-kuasai-digital-marketing/">InJourney Airports Bantu UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital Marketing</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/injourney-airports-bantu-umkm-labuan-bajo-kuasai-digital-marketing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Flip dan Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk UMKM</title>
		<link>https://brightniche.id/flip-dan-paytm-luncurkan-flip-kasir-untuk-umkm/</link>
					<comments>https://brightniche.id/flip-dan-paytm-luncurkan-flip-kasir-untuk-umkm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SaaS Keuangan & Kasir Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Flip]]></category>
		<category><![CDATA[Flip Kasir]]></category>
		<category><![CDATA[Paytm]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=515</guid>

					<description><![CDATA[<p>Flip dan Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk Perkuat Pembayaran Digital UMKMPerusahaan teknologi finansial Flip berkolaborasi dengan perusahaan teknologi keuangan asal India, Paytm, untuk menghadirkan Flip Kasir bagi pelaku UMKM Indonesia. Layanan tersebut dirancang sebagai solusi pembayaran offline yang membantu merchant mengelola transaksi secara lebih cepat dan praktis. Baca Juga &#8220;Resmi Meluncur, Aplikasi Swipe POS Kasir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/flip-dan-paytm-luncurkan-flip-kasir-untuk-umkm/">Flip dan Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk UMKM</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Flip dan Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk Perkuat Pembayaran Digital UMKM<br>Perusahaan teknologi finansial Flip berkolaborasi dengan perusahaan teknologi keuangan asal India, Paytm, untuk menghadirkan Flip Kasir bagi pelaku UMKM Indonesia. Layanan tersebut dirancang sebagai solusi pembayaran offline yang membantu merchant mengelola transaksi secara lebih cepat dan praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.harapanrakyat.com/2026/06/resmi-meluncur-aplikasi-swipe-pos-kasir-digital-hadir-untuk-umkm/">Resmi Meluncur, Aplikasi Swipe POS Kasir Digital Hadir untuk UMKM</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Peluncuran Flip Kasir berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026.</mark>&nbsp;Kolaborasi ini juga mencerminkan penguatan kerja sama Indonesia dan India dalam pengembangan ekosistem ekonomi digital serta teknologi pembayaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Flip Kasir Hadir untuk Mendukung Transaksi UMKM<br>Flip menghadirkan Flip Kasir untuk menjawab kebutuhan merchant terhadap sistem pembayaran yang mudah digunakan dan dapat mendukung aktivitas usaha sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Layanan tersebut memanfaatkan teknologi Paytm yang telah digunakan dalam skala besar. Flip kemudian menyesuaikan teknologi tersebut dengan kebutuhan pelaku usaha di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CEO dan Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan mengatakan digitalisasi dapat mendorong efisiensi aktivitas perdagangan. Menurutnya, teknologi pembayaran yang tepat dapat membantu merchant menjalankan transaksi secara lebih praktis.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Kemitraan dengan Paytm memungkinkan kami menghadirkan teknologi yang telah teruji dalam skala besar dan disesuaikan dengan kebutuhan merchant di Indonesia,” kata Rafi.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi tersebut menempatkan kebutuhan merchant sebagai salah satu fokus utama pengembangan layanan. Flip juga berencana mengembangkan Flip Kasir agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">QRIS Jadi Bagian Penting Ekosistem Pembayaran Digital<br>Pertumbuhan pembayaran digital di Indonesia turut membuka peluang bagi pengembangan layanan kasir dan pembayaran bagi UMKM. QRIS menjadi salah satu infrastruktur utama yang mendorong adopsi transaksi digital di kalangan merchant.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data Bank Indonesia pada semester I 2025, QRIS telah menjangkau 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant. Pelaku UMKM mendominasi lebih dari 93 persen dari jumlah merchant tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada periode yang sama, transaksi QRIS mencapai 6,05 miliar kali. Nilai transaksi secara keseluruhan tercatat sekitar Rp579 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data tersebut menunjukkan besarnya basis merchant yang telah masuk ke ekosistem pembayaran digital. Kondisi ini sekaligus menciptakan ruang bagi penyedia teknologi untuk menghadirkan layanan yang membantu merchant mengelola transaksi secara lebih efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Flip dan Paytm Perkuat Kerja Sama Teknologi<br>Kerja sama Flip dan Paytm tidak hanya berfokus pada peluncuran layanan pembayaran. Kemitraan tersebut juga mempertemukan pengalaman teknologi finansial dari dua negara dengan karakteristik pasar digital yang berkembang pesat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Paytm membawa pengalaman dalam pengembangan teknologi pembayaran di India. Flip kemudian mengintegrasikan pendekatan tersebut dengan kebutuhan pelaku usaha dan ekosistem pembayaran di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi lintas negara seperti ini dapat mempercepat adopsi inovasi teknologi. Bagi UMKM, perkembangan tersebut berpotensi memberikan lebih banyak pilihan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan transaksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Flip Siapkan Pengembangan Flip Kasir<br>Rafi mengatakan Flip tidak berhenti pada peluncuran awal Flip Kasir. Perusahaan berencana terus mengembangkan layanan tersebut berdasarkan kebutuhan merchant.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ke depan, kami ingin terus mengembangkan Flip Kasir untuk membantu merchant mengelola usaha dengan lebih efisien dan membangun fondasi yang lebih kuat untuk bertumbuh,” ujar Rafi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan berkelanjutan menjadi penting karena kebutuhan UMKM terhadap layanan digital terus berkembang. Merchant tidak hanya membutuhkan metode pembayaran, tetapi juga solusi yang dapat membantu aktivitas operasional usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan basis pengguna dan merchant digital yang terus meluas, layanan seperti Flip Kasir memiliki peluang untuk menjadi bagian dari transformasi operasional UMKM. Kolaborasi dengan Paytm menjadi langkah Flip untuk memperkuat solusi pembayaran offline sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi finansial di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://tagar.co/digitalisasi-menyapa-kasir-koperasi-desa-merah-putih-jatinom/">InJourney Airports Bantu UMKM Labuan Bajo Kuasai Digital Marketing</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/flip-dan-paytm-luncurkan-flip-kasir-untuk-umkm/">Flip dan Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk UMKM</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/flip-dan-paytm-luncurkan-flip-kasir-untuk-umkm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Percepat Produksi Video, Kreator Tetap Dibutuhkan</title>
		<link>https://brightniche.id/ai-percepat-produksi-video-kreator-tetap-dibutuhkan/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ai-percepat-produksi-video-kreator-tetap-dibutuhkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[kreator]]></category>
		<category><![CDATA[Produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=512</guid>

					<description><![CDATA[<p>AI Percepat Produksi Video, Kreator Tetap DibutuhkanTeknologi kecerdasan buatan atau AI semakin banyak digunakan dalam produksi konten digital. Teknologi ini membantu berbagai pekerjaan, mulai dari menghasilkan suara dan gambar hingga mempercepat proses pembuatan video. Perkembangan tersebut mengubah sejumlah tahapan produksi yang sebelumnya dilakukan secara manual. AI dapat menangani pekerjaan teknis dan berulang sehingga kreator memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-percepat-produksi-video-kreator-tetap-dibutuhkan/">AI Percepat Produksi Video, Kreator Tetap Dibutuhkan</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">AI Percepat Produksi Video, Kreator Tetap Dibutuhkan<br>Teknologi kecerdasan buatan atau AI semakin banyak digunakan dalam produksi konten digital. Teknologi ini membantu berbagai pekerjaan, mulai dari menghasilkan suara dan gambar hingga mempercepat proses pembuatan video.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan tersebut mengubah sejumlah tahapan produksi yang sebelumnya dilakukan secara manual. AI dapat menangani pekerjaan teknis dan berulang sehingga kreator memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan konsep, cerita, dan arahan kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, meningkatnya penggunaan AI tidak serta-merta menghilangkan peran kreator digital. Teknologi lebih tepat dipandang sebagai alat yang membantu manusia meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas kemampuan dalam proses kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Membantu Mengembangkan Ide dan Alur Kreatif<br>AI dapat digunakan sejak tahap awal produksi untuk membantu mengembangkan gagasan. Kreator dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengeksplorasi konsep, menyusun ide, dan mempercepat persiapan sebelum produksi dimulai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://achmadnurhidayat.id/afif-nur-efendi-nilai-ai-efisiensi">Fotografer Afif Nur Efendi nilai AI alat bantu efisiensi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan AI dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk sejumlah pekerjaan pendukung. Dengan demikian, kreator dapat memusatkan perhatian pada aspek yang membutuhkan pertimbangan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penceritaan, gaya komunikasi, identitas visual, dan arahan kreatif tetap membutuhkan keputusan yang sesuai dengan tujuan sebuah karya. AI dapat memberikan alternatif, tetapi kreator tetap menentukan pilihan akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Mempercepat Penyuntingan Video<br>Dalam tahap produksi dan pascaproduksi, AI dapat membantu menyusun klip pada timeline. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk menambahkan judul, narasi, serta elemen audio.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah perangkat berbasis AI memungkinkan pengguna melakukan penyuntingan melalui perintah teks. Fitur tersebut dapat mempercepat pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan proses manual dan berulang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi menjadi salah satu manfaat utama penggunaan AI dalam penyuntingan video. Meski demikian, hasil otomatis tetap perlu diperiksa agar sesuai dengan konsep, ritme, dan pesan yang ingin disampaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Membantu Pengolahan Audio dan Efek Suara<br>AI juga mulai digunakan dalam pengolahan audio untuk produksi video. Teknologi ini dapat menghasilkan efek suara berdasarkan deskripsi teks dan menyesuaikannya dengan kebutuhan adegan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menghasilkan audio, AI dapat membantu membersihkan rekaman dialog dan mengurangi suara latar. Teknologi tersebut juga dapat membantu mengatur volume musik serta menyesuaikan durasi musik dengan video.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan tersebut membuat proses pengolahan audio menjadi lebih praktis. Kreator tetap perlu melakukan pengecekan akhir untuk memastikan suara mendukung suasana dan cerita dalam video.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kreator Tetap Memegang Kendali atas Karya<br>Kehadiran AI dalam proses produksi tidak berarti kreator kehilangan peran. Teknologi tersebut lebih banyak berfungsi sebagai alat untuk mengurangi pekerjaan teknis dan mempercepat tugas tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian Adobe pada 2026 menunjukkan penggunaan AI oleh pekerja kreatif mencakup sejumlah tahapan dalam alur kerja. Penggunaannya antara lain terlihat pada pekerjaan awal dan pascaproduksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, beberapa keputusan penting masih membutuhkan keterlibatan manusia. Pemilihan hasil, pengarahan proses, komunikasi dengan klien, serta tanggung jawab terhadap karya tetap menjadi bagian dari peran kreator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil AI Tetap Membutuhkan Penilaian Manusia<br>Konten yang dihasilkan AI tidak selalu dapat langsung digunakan. Kreator perlu menilai hasilnya, melakukan penyuntingan, dan memperbaiki bagian yang tidak sesuai dengan kebutuhan produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penilaian manusia penting karena kualitas sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis. Kreativitas, orisinalitas, selera, empati, dan tujuan komunikasi juga memengaruhi nilai sebuah konten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktor tersebut membuat kreator tetap memiliki posisi penting dalam proses produksi. Mereka bertugas memastikan hasil akhir memiliki konteks, karakter, dan identitas yang sesuai dengan audiens.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi AI dan Kreator Menjadi Model Produksi Baru<br>Penggunaan AI dalam produksi konten lebih tepat dilihat sebagai bentuk kolaborasi antara manusia dan teknologi. AI dapat menangani sebagian pekerjaan teknis, sedangkan kreator tetap mengarahkan proses secara keseluruhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kreator dapat menggunakan AI untuk menghasilkan beberapa alternatif dan mempercepat pekerjaan awal. Setelah itu, manusia dapat memilih, mengoreksi, serta mengembangkan hasil tersebut sesuai kebutuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pola kerja tersebut memungkinkan proses produksi menjadi lebih efisien tanpa menghilangkan kendali kreatif. Kreator juga dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk pekerjaan yang membutuhkan pertimbangan strategis dan emosional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kreator Perlu Beradaptasi dengan Perkembangan AI<br>Perubahan teknologi membuat kemampuan menggunakan AI semakin relevan bagi pekerja kreatif. Penguasaan teknologi dapat membantu kreator mempercepat produksi sekaligus mengoptimalkan sumber daya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, kemampuan teknis saja tidak cukup. Kreator tetap membutuhkan kemampuan bercerita, membangun konsep, memahami audiens, dan mengambil keputusan kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, kreator yang mampu menggabungkan keterampilan kreatif dengan pemahaman AI berpotensi memiliki keunggulan dalam industri konten digital. AI dapat menjadi penguat produktivitas, sementara manusia tetap menentukan arah, makna, dan kualitas karya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://koran-jakarta.com/2026-08-23/desainer-masa-depan-wajib-kuasai-ai-hingga-bisnis-kampus-diminta-jadi-ruang-eksperimen-kreatif">Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ai-percepat-produksi-video-kreator-tetap-dibutuhkan/">AI Percepat Produksi Video, Kreator Tetap Dibutuhkan</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ai-percepat-produksi-video-kreator-tetap-dibutuhkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desainer Perlu Kuasai AI dan Bisnis untuk Tetap Relevan</title>
		<link>https://brightniche.id/desainer-perlu-kuasai-ai-dan-bisnis-untuk-tetap-relevan/</link>
					<comments>https://brightniche.id/desainer-perlu-kuasai-ai-dan-bisnis-untuk-tetap-relevan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2026 13:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[ai]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=509</guid>

					<description><![CDATA[<p>Desainer Perlu Kuasai AI dan Bisnis di Era Industri KreatifWakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong desainer memperluas kompetensi agar mampu menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan industri kreatif. Menurutnya, kemampuan desain kini perlu melampaui keterampilan artistik dan visual. Desainer juga perlu memahami kecerdasan artifisial atau AI, bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual, serta budaya. Kombinasi kemampuan tersebut [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/desainer-perlu-kuasai-ai-dan-bisnis-untuk-tetap-relevan/">Desainer Perlu Kuasai AI dan Bisnis untuk Tetap Relevan</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Desainer Perlu Kuasai AI dan Bisnis di Era Industri Kreatif<br>Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong desainer memperluas kompetensi agar mampu menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan industri kreatif. Menurutnya, kemampuan desain kini perlu melampaui keterampilan artistik dan visual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desainer juga perlu memahami kecerdasan artifisial atau AI, bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual, serta budaya. Kombinasi kemampuan tersebut dinilai penting agar talenta desain mampu menghasilkan solusi yang relevan dan berdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kampus Perlu Menjadi Ruang Eksperimen bagi Talenta Desain<br>Irene menilai penguatan kompetensi desainer dapat dimulai dari lingkungan pendidikan tinggi. Kampus perlu menyediakan ruang yang mendorong mahasiswa untuk mengeksplorasi gagasan, membuat prototipe, dan belajar dari kegagalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.sinarharapan.net/teguh-setiawan-dari-imde-dorong-siswa-smk-manfaatkan-ai-sebagai-kolaborator-kreativitas/">Teguh Setiawan dari IMDE Dorong Siswa SMK Manfaatkan AI sebagai Kolaborator Kreativitas</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kampus harus jadi &#8216;sandbox&#8217;, ruang aman di mana mahasiswa boleh bertanya semua hal, membuat prototipe yang gagal, dan mencoba ide yang belum pernah ada tanpa takut dihakimi,” ujar Irene, Minggu (23/8).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Irene, proses eksperimen tersebut membantu mahasiswa membangun kemampuan adaptasi. Pengalaman mencoba berbagai pendekatan juga dapat membentuk keberanian untuk mengembangkan solusi baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lingkungan akademik dengan budaya eksperimen dapat mempertemukan teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari prinsip desain, tetapi juga menguji bagaimana gagasan mereka dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Literacy Menjadi Kompetensi Penting Desainer<br>Perkembangan AI mengubah cara talenta kreatif bekerja dan mengembangkan produk. Karena itu, Irene menilai desainer perlu memiliki pemahaman dasar mengenai teknologi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI literacy tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat berbasis AI. Desainer juga perlu memahami peluang, keterbatasan, risiko, serta aspek etika ketika teknologi tersebut digunakan dalam proses kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemahaman tersebut memungkinkan desainer memanfaatkan teknologi secara lebih bertanggung jawab. AI dapat menjadi alat pendukung eksplorasi, sementara keputusan kreatif dan pemahaman terhadap kebutuhan pengguna tetap membutuhkan kompetensi manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kompetensi Bisnis dan Kepemimpinan Perlu Diperkuat<br>Selain teknologi, Irene menekankan pentingnya pemahaman bisnis dan kepemimpinan. Desainer perlu mengetahui bagaimana sebuah gagasan dapat dikembangkan menjadi solusi yang memiliki nilai bagi pengguna dan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan pemikiran sistemik juga diperlukan untuk memahami persoalan secara menyeluruh. Dengan pendekatan tersebut, desainer dapat melihat hubungan antara kebutuhan pengguna, teknologi, model bisnis, serta dampak sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irene juga memasukkan kesiapan kekayaan intelektual sebagai kompetensi yang perlu diperhatikan. Pemahaman mengenai IP membantu talenta kreatif mengenali dan mengelola nilai dari karya atau inovasi yang mereka hasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desain Tidak Lagi Sekadar Menghasilkan Karya Visual<br>Irene melihat peran desainer semakin luas seiring berkembangnya kebutuhan industri. Desain tidak hanya berorientasi pada produk visual, tetapi juga dapat digunakan untuk memahami masalah dan merumuskan solusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Desain dapat mengambil peran yang lebih luas, bukan sekadar menghasilkan karya visual, tetapi memahami persoalan, merumuskan solusi, menghubungkan berbagai perspektif, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat maupun industri,” katanya.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menempatkan desainer sebagai bagian dari proses pemecahan masalah. Talenta desain perlu mampu berkomunikasi dengan berbagai bidang dan menerjemahkan kebutuhan yang kompleks menjadi solusi yang mudah dipahami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi Lintas Disiplin Membuka Peluang Inovasi<br>Irene juga mendorong desainer membangun kolaborasi dengan berbagai disiplin. Kerja lintas bidang memungkinkan talenta kreatif memperoleh perspektif baru dalam mengembangkan produk maupun solusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi dapat mempertemukan keahlian desain dengan teknologi, bisnis, investasi, kebijakan publik, dan bidang lainnya. Pertukaran pengetahuan tersebut berpotensi memperluas penerapan desain di berbagai sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan kompetensi dan kolaborasi tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan Program Master of Design BINUS atau MODB 2026. Program tersebut berlangsung pada 19-22 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MODB 2026 Hubungkan Desain dengan Industri<br>Program MODB 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, termasuk MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks, dan MODB Design Dealing Room.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan gagasan dan inovasi desain dengan masyarakat serta pelaku industri. Program ini juga menghadirkan perspektif dari praktisi, investor, dan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program Dr Ferric Limano mengatakan MODB dirancang sebagai ruang pertemuan antara inovasi desain dan kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>“Desain membutuhkan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis yang kuat, serta kolaborasi lintas disiplin agar mampu berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Ferric.</mark></p>



<p class="wp-block-paragraph">Talenta Desain Dituntut Adaptif terhadap Perubahan<br>Perubahan teknologi membuat kebutuhan terhadap kompetensi desainer semakin beragam. Penguasaan aspek visual tetap penting, tetapi kemampuan memahami teknologi, bisnis, budaya, dan dampak sosial semakin relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desainer juga perlu membangun kemampuan belajar berkelanjutan. Perkembangan AI dan perubahan kebutuhan industri membuat keterampilan yang relevan saat ini dapat terus berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, talenta desain yang mampu menggabungkan kreativitas dengan literasi teknologi, pemahaman bisnis, dan kolaborasi berpeluang memiliki ruang lebih besar dalam industri kreatif. Pendekatan tersebut juga dapat memperkuat kontribusi desain terhadap masyarakat dan perekonomian kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;&#8221;<a href="https://www.lpmapresiasi.com/2026/08/turun-langsung-ke-lapangan-mahasiswa.html"><em><strong>Turun Langsung ke Lapangan, Mahasiswa KKN UNISRI Dorong Digitalisasi UMKM Desa Ngandul Lewat QRIS</strong></em></a>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/desainer-perlu-kuasai-ai-dan-bisnis-untuk-tetap-relevan/">Desainer Perlu Kuasai AI dan Bisnis untuk Tetap Relevan</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/desainer-perlu-kuasai-ai-dan-bisnis-untuk-tetap-relevan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
