<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Era AI Archives - brightniche.id</title>
	<atom:link href="https://brightniche.id/tag/era-ai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://brightniche.id/tag/era-ai/</link>
	<description>Rekomendasi Tool Digital Terbaik untuk Efisiensi Kerja</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 13:21:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>
	<item>
		<title>Ideafest 2026 Jawab Tantangan Kreativitas di Era AI</title>
		<link>https://brightniche.id/ideafest-2026-jawab-tantangan-kreativitas-di-era-ai/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ideafest-2026-jawab-tantangan-kreativitas-di-era-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 13:21:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Era AI]]></category>
		<category><![CDATA[Ideafest 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=540</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ideafest 2026 Soroti Kreativitas dan Peran Manusia di Era AIFestival kreatif tahunan Ideafest 2026 resmi dibuka pada Jumat, 4 September 2026, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Mengusung tema “Re:Humanize”, acara ini mengajak pelaku industri kreatif membahas kembali peran manusia di tengah perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI). Tema tersebut muncul ketika AI semakin [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ideafest-2026-jawab-tantangan-kreativitas-di-era-ai/">Ideafest 2026 Jawab Tantangan Kreativitas di Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Ideafest 2026 Soroti Kreativitas dan Peran Manusia di Era AI<br>Festival kreatif tahunan Ideafest 2026 resmi dibuka pada Jumat, 4 September 2026, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Mengusung tema “Re:Humanize”, acara ini mengajak pelaku industri kreatif membahas kembali peran manusia di tengah perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tema tersebut muncul ketika AI semakin terintegrasi dalam berbagai proses kreatif. Teknologi ini membantu pekerja kreatif mengolah informasi, mempercepat pekerjaan, dan mengeksplorasi berbagai gagasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, penggunaan AI juga membawa tantangan baru. Ketergantungan yang berlebihan dapat memengaruhi pola interaksi sosial dan mengurangi ruang bagi komunikasi manusia secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ideafest Dorong Diskusi tentang Dampak AI<br>Ideafest menempatkan perkembangan AI sebagai salah satu isu penting dalam industri kreatif. Festival ini tidak hanya membahas kemampuan teknologi, tetapi juga mengajak peserta melihat dampaknya terhadap manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui tema “Re:Humanize”, penyelenggara mendorong masyarakat untuk memanfaatkan AI secara bijak. Manusia tetap perlu menjadi pihak yang menentukan arah penggunaan teknologi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ben menilai perubahan perilaku generasi muda perlu menjadi bagian dari diskusi tentang perkembangan AI. Menurutnya, Gen Z memiliki tingkat pemahaman teknologi yang semakin tinggi dan menggunakan AI dalam berbagai aktivitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya melihat kita sekarang harus juga ngobrol banyak sama anak-anak twenties (Gen Z) untuk melihat cara mereka hidup, cara mereka konsumsi, cara melihat konten seperti apa,” ujar Ben dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan pola interaksi generasi muda kini tidak lagi hanya bergantung pada media sosial. Kehadiran AI dengan kemampuan komunikasi yang semakin natural juga mulai memengaruhi cara manusia berinteraksi dengan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Interaksi Intensif dengan AI Jadi Tantangan Sosial<br>Perkembangan teknologi AI menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna berkomunikasi melalui suara. Kemampuan tersebut membuat interaksi dengan sistem AI terasa semakin menyerupai komunikasi antarmanusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.metrotvnews.com/read/kWDCz1vm-ideafest-2026-angkat-tema-re-humanize-ajak-masyarakat-menempatkan-manusia-sebagai-pusat-di-era-ai">IdeaFest 2026 Angkat Tema &#8216;Re:Humanize&#8217;, Ajak Masyarakat Menempatkan Manusia Sebagai Pusat di Era AI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Ben, perkembangan itu perlu disikapi secara hati-hati. Intensitas interaksi dengan AI berpotensi membuat kemampuan komunikasi alami antarmanusia semakin berkurang jika tidak diimbangi interaksi sosial yang sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, gagasan “Re:Humanize” menjadi ajakan untuk kembali memperhatikan aspek kemanusiaan. Empati, nilai sosial, kreativitas, dan kemampuan membangun hubungan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI seharusnya berfungsi sebagai alat pendukung. Manusia tetap perlu mengendalikan tujuan, proses, serta dampak dari penggunaan teknologi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Manusia Tetap Memegang Peran Strategis dalam Kreativitas<br>Kemampuan AI dalam mengolah data dan menghasilkan berbagai alternatif ide terus berkembang. Meski demikian, teknologi tersebut tetap membutuhkan arahan manusia agar hasilnya sesuai tujuan kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ben menilai peran art director, desainer, dan creative director masih sangat penting. Para profesional tersebut menentukan arah visual, konsep, serta strategi sebuah proyek kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bagaimana kita dalam proses desain itu memberikan art direction, karena biar bagaimanapun AI adalah teknologi,” kata Ben.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, manusia tetap memiliki peran dalam mengontrol aspek strategis sebuah proyek. Keputusan kreatif tidak semata-mata bergantung pada kemampuan sistem AI menghasilkan konten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peran manusia juga mencakup pertimbangan konteks, budaya, nilai, serta etika. Faktor tersebut tidak dapat dilepaskan dari proses menghasilkan karya yang memiliki relevansi dengan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Talenta Kreatif Perlu Dipersiapkan Menghadapi AI<br>Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Ovidia Nomia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam pemanfaatan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Ovidia, pengembangan kemampuan talenta perlu berjalan seiring dengan adopsi teknologi. Masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses terhadap AI, tetapi juga perlu memahami cara menggunakannya secara tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita harus memastikan bahwa talent kita juga siap. Kita harus menyiapkan manusianya,” tutur Ovidia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan persiapan talenta diperlukan agar AI dapat memberikan manfaat di berbagai bidang. Penggunaan teknologi tersebut mencakup sektor pendidikan hingga industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut menempatkan peningkatan kompetensi manusia sebagai bagian penting dari transformasi digital. Dengan kemampuan yang memadai, talenta dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas tanpa kehilangan kendali atas proses kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Etika Menjadi Bagian Penting dalam Pemanfaatan AI<br>Penggunaan AI dalam industri kreatif juga membutuhkan batasan yang jelas. Aspek etika, hak kekayaan intelektual, privasi, dan tanggung jawab atas hasil karya menjadi sejumlah isu yang perlu diperhatikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi manusia dan AI perlu berjalan dengan prinsip transparansi. Pengguna juga perlu memahami bagaimana teknologi menghasilkan informasi atau karya serta memastikan penggunaannya tidak melanggar aturan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap teknologi AI. Industri kreatif juga perlu membangun praktik penggunaan AI yang bertanggung jawab agar inovasi tidak mengorbankan nilai kemanusiaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ideafest 2026 Tekankan Kolaborasi Manusia dan Teknologi<br>Ideafest 2026 menjadikan perkembangan AI sebagai momentum untuk mengevaluasi kembali hubungan manusia dengan teknologi. Festival ini mendorong pelaku industri kreatif untuk tidak melihat AI hanya sebagai alat produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan membuka peluang eksplorasi baru. Namun, manusia tetap menentukan arah, tujuan, nilai, serta tanggung jawab dari setiap karya yang dihasilkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, perkembangan AI diperkirakan terus mengubah cara industri kreatif bekerja. Karena itu, peningkatan kompetensi talenta perlu berjalan bersama dengan penguatan etika dan kemampuan manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui semangat “Re:Humanize”, Ideafest mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak harus mengurangi sisi kemanusiaan. AI dapat menjadi mitra produktivitas selama manusia tetap memegang kendali atas keputusan kreatif dan interaksi sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.antaranews.com/berita/5729385/ideafest-2026-angkat-peran-manusia-di-tengah-perkembangan-teknologi-ai">IdeaFest 2026 angkat peran manusia di tengah perkembangan teknologi AI</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ideafest-2026-jawab-tantangan-kreativitas-di-era-ai/">Ideafest 2026 Jawab Tantangan Kreativitas di Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ideafest-2026-jawab-tantangan-kreativitas-di-era-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</title>
		<link>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/</link>
					<comments>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 14:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Era AI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI BSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=521</guid>

					<description><![CDATA[<p>UBSI BSD Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Era AIUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD menyiapkan mahasiswa baru menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampus tersebut menggelar workshop bertema &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; pada Sabtu (29/8/2026). Baca Juga &#8220;Resmi Dibuka, DELF 2026 Hong Kong Pamerkan Masa Depan Hiburan Digital Berbasis AI&#8220; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/">UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Era AI<br>Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD menyiapkan mahasiswa baru menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampus tersebut menggelar workshop bertema &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; pada Sabtu (29/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://internasional.kontan.co.id/news/resmi-dibuka-delf-2026-hong-kong-pamerkan-masa-depan-hiburan-digital-berbasis-ai">Resmi Dibuka, DELF 2026 Hong Kong Pamerkan Masa Depan Hiburan Digital Berbasis AI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru. Kampus mengarahkan kegiatan untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara kreatif sejak awal masa perkuliahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop tidak hanya membahas konsep AI. Peserta juga memperoleh kesempatan mengenal penerapan teknologi tersebut dalam pembuatan konten digital, desain, dan pengembangan ide.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop AI Dorong Kreativitas Mahasiswa Baru<br>UBSI BSD menghadirkan Rega Giovano Erlangga sebagai narasumber. Ia merupakan AI Implementer Specialist yang akan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AI sebagai alat pendukung kreativitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahasiswa baru akan diperkenalkan pada berbagai aplikasi AI yang dapat menunjang aktivitas akademik dan kreativitas digital. Materi juga diarahkan agar peserta memahami peluang pemanfaatan teknologi tersebut dalam kebutuhan industri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan praktik menjadi salah satu bagian kegiatan. Peserta tidak hanya menerima penjelasan mengenai konsep dasar AI, tetapi juga mencoba sejumlah aplikasi secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode tersebut memungkinkan mahasiswa memahami fungsi teknologi melalui pengalaman penggunaan. Peserta juga dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber selama workshop berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Tekankan Kemampuan Adaptasi Teknologi<br>Kepala Kampus UBSI BSD sekaligus panitia kegiatan, Mahmud Safudin, menilai kemampuan beradaptasi dengan teknologi semakin penting bagi mahasiswa. Perkembangan AI membuat kebutuhan kompetensi digital terus berubah di berbagai bidang pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ingin mahasiswa baru memiliki mindset kreatif dan adaptif terhadap teknologi, khususnya AI, yang kini menjadi kebutuhan di berbagai sektor pekerjaan,&#8221; ujar Mahmud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mahmud, pengenalan AI sejak awal perkuliahan dapat membantu mahasiswa memahami cara menggunakan teknologi secara optimal. Kemampuan tersebut dapat mendukung aktivitas akademik sekaligus menjadi bekal memasuki dunia kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan AI juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Mahasiswa perlu memahami tujuan penggunaan teknologi, mengevaluasi hasil yang diberikan, dan tetap mengandalkan pengetahuan serta kreativitas pribadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta Belajar AI melalui Praktik Interaktif<br>Workshop dirancang dengan suasana interaktif agar mahasiswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Peserta memperoleh kesempatan mengeksplorasi berbagai aplikasi AI sesuai materi yang disampaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan AI dalam konten digital menjadi salah satu topik yang relevan bagi mahasiswa di era ekonomi kreatif. Teknologi tersebut dapat membantu proses pengembangan ide, penyusunan konsep, dan produksi materi digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam bidang desain, AI juga dapat menjadi alat bantu untuk mengeksplorasi konsep visual. Namun, mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan tujuan komunikasi, orisinalitas, dan kualitas hasil ketika menggunakan teknologi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalaman praktik di awal perkuliahan diharapkan membantu mahasiswa mengenali peluang sekaligus keterbatasan AI. Pemahaman tersebut dapat menjadi dasar untuk menggunakan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.</p>



<p class="wp-block-paragraph">AI Jadi Bekal Menghadapi Dunia Profesional<br>Perkembangan AI telah mendorong perubahan pada cara berbagai sektor bekerja. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kombinasi kemampuan teknologi, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD menilai penguasaan teknologi sejak awal studi dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Kemampuan tersebut dapat membantu lulusan beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan yang terus mengalami perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, keterampilan menggunakan AI perlu berjalan bersama penguasaan bidang utama. Mahasiswa tetap membutuhkan pemahaman akademik agar dapat menilai informasi dan hasil yang dihasilkan teknologi secara kritis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan tersebut juga penting untuk menjaga kualitas karya akademik dan profesional. AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan menggantikan proses berpikir dan tanggung jawab pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">UBSI BSD Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi<br>UBSI BSD menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan inovasi dan adaptasi teknologi dalam kegiatan pendidikan. Workshop AI menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi kepada mahasiswa sejak awal perjalanan akademik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun pola pikir kreatif. Peserta dapat mengenali teknologi bukan hanya sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai sarana untuk mengembangkan gagasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri. Kemampuan mengombinasikan AI dengan kompetensi akademik dan kreativitas dapat menjadi salah satu modal penting setelah lulus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Workshop &#8220;Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas&#8221; menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru UBSI BSD untuk mengenal perkembangan teknologi. Kampus berharap pengalaman tersebut mendorong mahasiswa terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/68373/kim-kota-tangerang-belajar-ai-bidik-informasi-warga-lebih-kreatif-dan-menarik">KIM Kota Tangerang Belajar AI, Bidik Informasi Warga Lebih Kreatif dan Menarik</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/">UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/ubsi-bsd-siapkan-mahasiswa-baru-hadapi-era-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemkomdigi Cari Keseimbangan Hak Cipta di Era AI</title>
		<link>https://brightniche.id/kemkomdigi-cari-keseimbangan-hak-cipta-di-era-ai/</link>
					<comments>https://brightniche.id/kemkomdigi-cari-keseimbangan-hak-cipta-di-era-ai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 11:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alat Desain & AI Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Era AI]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://brightniche.id/?p=450</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemkomdigi Cari Keseimbangan Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) mendorong pemerintah mempercepat penyusunan regulasi yang mampu melindungi hak cipta tanpa menghambat inovasi digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menilai aturan baru harus mampu mengakomodasi kepentingan industri teknologi, media, kreator digital, musisi, pembuat film, hingga platform digital yang kini terdampak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/kemkomdigi-cari-keseimbangan-hak-cipta-di-era-ai/">Kemkomdigi Cari Keseimbangan Hak Cipta di Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kemkomdigi Cari Keseimbangan Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) mendorong pemerintah mempercepat penyusunan regulasi yang mampu melindungi hak cipta tanpa menghambat inovasi digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menilai aturan baru harus mampu mengakomodasi kepentingan industri teknologi, media, kreator digital, musisi, pembuat film, hingga platform digital yang kini terdampak langsung oleh pemanfaatan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://beritajatim.com/jatim-media-summit-2026-menekraf-dorong-pelaku-industri-kreatif-jatim-optimalkan-haki-perpres-ai-segera-terbit">Jatim Media Summit 2026, Menekraf Dorong Pelaku Industri Kreatif Jatim Optimalkan HAKI</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan pemerintah tengah berupaya mencari titik temu dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta. Menurutnya, ruang lingkup regulasi tersebut sangat luas sehingga penyusunannya membutuhkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">RUU Hak Cipta Disiapkan untuk Menjawab Tantangan AI</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nezar menjelaskan perkembangan AI generatif telah mengubah cara konten digital dibuat, didistribusikan, dan dimanfaatkan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah penggunaan karya kreatif sebagai data pelatihan model AI yang memunculkan berbagai perdebatan terkait hak ekonomi para pemegang hak cipta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ekosistem yang terdampak oleh Undang-Undang Hak Cipta sangat luas. Bukan hanya media, tetapi juga kreator digital, pembuat film, musisi, hingga platform digital. Karena itu, kami berupaya mencari jalan tengah yang dapat mengakomodasi seluruh kepentingan,&#8221; ujar Nezar Patria.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Vice President Video on Demand (VOD), Digital Affairs and Intellectual Property Motion Picture Association (MPA) Asia Pacific, James Cheatley, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan itu, pemerintah menegaskan bahwa penyusunan regulasi harus mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keberlangsungan industri kreatif nasional di tengah pesatnya adopsi AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Libatkan Industri Kreatif dan Perusahaan Teknologi</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemkomdigi menyatakan penyusunan kebijakan tidak hanya mempertimbangkan kepentingan pemerintah. Masukan dari penerbit, perusahaan teknologi, kreator digital, serta pelaku industri kreatif menjadi bagian penting dalam merumuskan aturan yang seimbang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nezar mengatakan pemerintah ingin memastikan perkembangan AI tetap dapat mendorong inovasi nasional. Namun, di sisi lain, hak ekonomi kreator dan pemegang hak cipta harus memperoleh perlindungan yang memadai agar ekosistem digital tetap sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini pembahasan RUU Hak Cipta masih berada di bawah koordinasi Kementerian Hukum. Meski demikian, Kemkomdigi terus memberikan masukan karena regulasi tersebut akan berdampak langsung terhadap transformasi digital Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga berencana mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk membahas solusi terbaik. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan rumusan pasal yang mampu mengakomodasi kebutuhan industri teknologi sekaligus melindungi kepentingan kreator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Motion Picture Association Dukung Penguatan Hak Cipta</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam audiensi tersebut, Motion Picture Association (MPA) Asia Pacific menyampaikan pentingnya sistem pelindungan hak cipta yang kuat untuk menjaga iklim investasi di sektor perfilman dan industri kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MPA juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang membuka ruang dialog dengan berbagai pihak selama proses penyusunan regulasi. Pendekatan kolaboratif dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan mampu mengikuti perkembangan teknologi global tanpa mengurangi perlindungan terhadap karya kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara global, sejumlah negara mulai mengatur penggunaan data berhak cipta untuk pelatihan AI. Uni Eropa melalui AI Act dan ketentuan hak cipta di Digital Single Market, misalnya, memberikan perhatian terhadap transparansi penggunaan data serta perlindungan bagi pemilik karya. Perkembangan tersebut menjadi referensi penting bagi banyak negara, termasuk Indonesia, dalam menyusun regulasi yang relevan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Revisi UU Penyiaran Juga Menjadi Perhatian Pemerintah</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain membahas RUU Hak Cipta, pertemuan tersebut juga menyinggung revisi Undang-Undang Penyiaran. Pemerintah menilai platform streaming memiliki karakteristik dan model bisnis yang berbeda dibandingkan penyiaran konvensional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, regulasi yang mengatur layanan digital tidak dapat disamakan dengan aturan penyiaran tradisional. Pemerintah menilai pendekatan yang lebih adaptif diperlukan agar regulasi tetap relevan terhadap perkembangan teknologi tanpa menghambat inovasi maupun investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nezar menegaskan pemerintah telah menyampaikan pandangan tersebut kepada DPR. Menurutnya, penyusunan kebijakan harus dilakukan secara hati-hati karena akan memberikan dampak jangka panjang terhadap industri digital nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, pemerintah berkomitmen melanjutkan dialog bersama seluruh pemangku kepentingan. Melalui pendekatan tersebut, regulasi diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pelindungan hak cipta, kemajuan teknologi AI, kepentingan industri, serta kepentingan publik sehingga ekosistem digital Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://malangposcomedia.id/jatim-media-summit-2026-ai-bukan-ancaman-kreativitas-jadi-kunci-masa-depan-media-lokal/">Jatim Media Summit 2026: AI Bukan Ancaman, Kreativitas Jadi Kunci Masa Depan Media Lokal</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://brightniche.id/kemkomdigi-cari-keseimbangan-hak-cipta-di-era-ai/">Kemkomdigi Cari Keseimbangan Hak Cipta di Era AI</a> appeared first on <a href="https://brightniche.id">brightniche.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://brightniche.id/kemkomdigi-cari-keseimbangan-hak-cipta-di-era-ai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
