UBSI BSD Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era AI

UBSI BSD

UBSI BSD Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Era AI
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD menyiapkan mahasiswa baru menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampus tersebut menggelar workshop bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas” pada Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga “Resmi Dibuka, DELF 2026 Hong Kong Pamerkan Masa Depan Hiburan Digital Berbasis AI

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru. Kampus mengarahkan kegiatan untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara kreatif sejak awal masa perkuliahan.

Workshop tidak hanya membahas konsep AI. Peserta juga memperoleh kesempatan mengenal penerapan teknologi tersebut dalam pembuatan konten digital, desain, dan pengembangan ide.

Workshop AI Dorong Kreativitas Mahasiswa Baru
UBSI BSD menghadirkan Rega Giovano Erlangga sebagai narasumber. Ia merupakan AI Implementer Specialist yang akan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan AI sebagai alat pendukung kreativitas.

Mahasiswa baru akan diperkenalkan pada berbagai aplikasi AI yang dapat menunjang aktivitas akademik dan kreativitas digital. Materi juga diarahkan agar peserta memahami peluang pemanfaatan teknologi tersebut dalam kebutuhan industri.

Pendekatan praktik menjadi salah satu bagian kegiatan. Peserta tidak hanya menerima penjelasan mengenai konsep dasar AI, tetapi juga mencoba sejumlah aplikasi secara langsung.

Metode tersebut memungkinkan mahasiswa memahami fungsi teknologi melalui pengalaman penggunaan. Peserta juga dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber selama workshop berlangsung.

UBSI BSD Tekankan Kemampuan Adaptasi Teknologi
Kepala Kampus UBSI BSD sekaligus panitia kegiatan, Mahmud Safudin, menilai kemampuan beradaptasi dengan teknologi semakin penting bagi mahasiswa. Perkembangan AI membuat kebutuhan kompetensi digital terus berubah di berbagai bidang pekerjaan.

“Kami ingin mahasiswa baru memiliki mindset kreatif dan adaptif terhadap teknologi, khususnya AI, yang kini menjadi kebutuhan di berbagai sektor pekerjaan,” ujar Mahmud.

Menurut Mahmud, pengenalan AI sejak awal perkuliahan dapat membantu mahasiswa memahami cara menggunakan teknologi secara optimal. Kemampuan tersebut dapat mendukung aktivitas akademik sekaligus menjadi bekal memasuki dunia kerja.

Penggunaan AI juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Mahasiswa perlu memahami tujuan penggunaan teknologi, mengevaluasi hasil yang diberikan, dan tetap mengandalkan pengetahuan serta kreativitas pribadi.

Peserta Belajar AI melalui Praktik Interaktif
Workshop dirancang dengan suasana interaktif agar mahasiswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Peserta memperoleh kesempatan mengeksplorasi berbagai aplikasi AI sesuai materi yang disampaikan.

Penerapan AI dalam konten digital menjadi salah satu topik yang relevan bagi mahasiswa di era ekonomi kreatif. Teknologi tersebut dapat membantu proses pengembangan ide, penyusunan konsep, dan produksi materi digital.

Dalam bidang desain, AI juga dapat menjadi alat bantu untuk mengeksplorasi konsep visual. Namun, mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan tujuan komunikasi, orisinalitas, dan kualitas hasil ketika menggunakan teknologi tersebut.

Pengalaman praktik di awal perkuliahan diharapkan membantu mahasiswa mengenali peluang sekaligus keterbatasan AI. Pemahaman tersebut dapat menjadi dasar untuk menggunakan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.

AI Jadi Bekal Menghadapi Dunia Profesional
Perkembangan AI telah mendorong perubahan pada cara berbagai sektor bekerja. Karena itu, mahasiswa perlu mengembangkan kombinasi kemampuan teknologi, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah.

UBSI BSD menilai penguasaan teknologi sejak awal studi dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Kemampuan tersebut dapat membantu lulusan beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan yang terus mengalami perubahan.

Namun, keterampilan menggunakan AI perlu berjalan bersama penguasaan bidang utama. Mahasiswa tetap membutuhkan pemahaman akademik agar dapat menilai informasi dan hasil yang dihasilkan teknologi secara kritis.

Pendekatan tersebut juga penting untuk menjaga kualitas karya akademik dan profesional. AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan menggantikan proses berpikir dan tanggung jawab pengguna.

UBSI BSD Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi
UBSI BSD menyatakan komitmennya untuk mengintegrasikan inovasi dan adaptasi teknologi dalam kegiatan pendidikan. Workshop AI menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi kepada mahasiswa sejak awal perjalanan akademik.

Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun pola pikir kreatif. Peserta dapat mengenali teknologi bukan hanya sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai sarana untuk mengembangkan gagasan.

Dengan pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri. Kemampuan mengombinasikan AI dengan kompetensi akademik dan kreativitas dapat menjadi salah satu modal penting setelah lulus.

Workshop “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Kreativitas” menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru UBSI BSD untuk mengenal perkembangan teknologi. Kampus berharap pengalaman tersebut mendorong mahasiswa terus belajar, bereksperimen, dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.

Baca Juga “KIM Kota Tangerang Belajar AI, Bidik Informasi Warga Lebih Kreatif dan Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *