Pengguna Awal Mythos AI Tetap Memiliki Akses di Tengah Pembatasan Pemerintah AS
Keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk membatasi akses terhadap model kecerdasan buatan canggih milik Anthropic PBC tidak sepenuhnya menghentikan penggunaan sistem tersebut. Sejumlah organisasi yang sejak awal terlibat dalam program pengujian khusus masih mempertahankan akses ke Mythos Preview, versi awal dari model AI yang dirancang untuk mengidentifikasi celah keamanan siber.
Akses tersebut diberikan melalui Project Glasswing, sebuah program eksklusif yang beranggotakan sekitar 200 organisasi terpilih. Melalui proyek ini, Anthropic mengizinkan perusahaan dan institusi tertentu untuk menguji kemampuan Mythos dalam mendeteksi kelemahan keamanan digital sebelum teknologi tersebut diluncurkan secara lebih luas.
Beberapa perusahaan besar yang masih memiliki akses antara lain perusahaan keamanan siber Dragos Inc. dan perusahaan teknologi Cisco Systems Inc. Jon Lavender selaku Chief Technology Officer (CTO) Dragos mengonfirmasi bahwa perusahaannya masih dapat menggunakan Mythos Preview untuk kebutuhan pengujian keamanan.
baca juga”Pemanfaatan AI di Fintech untuk Meningkatkan Bisnis“
Kemampuan Mythos AI dalam Menemukan Kerentanan Siber Jadi Perhatian
Selama tahap pengujian, Mythos Preview menunjukkan kemampuan yang sangat tinggi dalam mendeteksi ancaman keamanan digital. Sistem tersebut dilaporkan mampu menemukan ribuan kerentanan, termasuk pada sistem operasi utama dan berbagai browser yang digunakan secara luas.
Karena tingkat kemampuannya yang sangat maju, Anthropic sebelumnya memilih untuk membatasi akses Mythos hanya kepada anggota Project Glasswing pada April. Langkah tersebut dilakukan untuk mengontrol penggunaan teknologi yang berpotensi memiliki dampak besar terhadap keamanan siber.
Sebagai alternatif bagi pengguna umum, Anthropic merilis Fable 5, yaitu versi Mythos yang telah dibatasi kemampuannya agar tidak dapat menjalankan tugas keamanan siber tertentu. Namun, situasi berubah ketika perusahaan menghentikan akses publik terhadap Fable 5 dan menunda peluncuran Mythos 5 yang memiliki pembatasan lebih longgar bagi anggota Glasswing.
Perintah Pemerintah AS Picu Perubahan Akses Model AI Anthropic
Penghentian akses tersebut terjadi setelah Anthropic menerima surat dari pemerintah Amerika Serikat yang meminta perusahaan memblokir penggunaan kedua model AI tersebut oleh warga negara asing yang tidak memiliki lisensi resmi.
Intervensi pemerintah tersebut menjadi salah satu langkah paling tegas yang pernah diterapkan terhadap distribusi teknologi AI mutakhir. Kebijakan itu juga menimbulkan kebingungan di kalangan anggota Project Glasswing karena beberapa organisasi sempat mengalami gangguan akses terhadap model-model AI milik Anthropic.
Meski demikian, status Mythos Preview masih berada dalam area yang belum sepenuhnya jelas. Pemerintah AS tidak secara spesifik mencantumkan versi preview dalam aturan pemblokiran tersebut. Anthropic juga hanya menyatakan bahwa model-model lain miliknya tidak akan terdampak, tanpa memberikan penjelasan rinci mengenai akses Mythos Preview.
Perusahaan hingga saat ini belum memberikan komentar tambahan terkait alasan sejumlah anggota Project Glasswing masih dapat mempertahankan akses mereka.
Sejumlah Organisasi Global Terdampak Pembatasan Akses
Selain Cisco dan Dragos, sejumlah organisasi besar seperti Amazon Web Services dan JPMorgan Chase & Co. termasuk dalam kelompok awal Project Glasswing. Amazon sebelumnya juga membantu menyediakan akses Mythos Preview kepada anggota program melalui layanan cloud Bedrock.
Namun, tidak seluruh organisasi yang telah mendapatkan undangan dapat terus menggunakan teknologi tersebut. Badan keamanan siber Uni Eropa, Enisa, dilaporkan tidak lagi menerima akses setelah kebijakan pembatasan dari pemerintah Amerika Serikat diberlakukan.
Seorang juru bicara Komisi Eropa menyatakan bahwa Enisa sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Anthropic untuk membahas keterlibatan dalam Project Glasswing sebelum perubahan kebijakan akses terjadi.
Ke depan, keputusan pemerintah Amerika Serikat dan langkah Anthropic dalam mengatur distribusi Mythos AI akan menjadi perhatian industri teknologi global. Kasus ini menunjukkan tantangan besar dalam menyeimbangkan inovasi kecerdasan buatan dengan kebutuhan keamanan nasional dan pengendalian risiko penyalahgunaan teknologi AI yang semakin canggih.
baca juga”Donald Trump: Anthropic Bukan Ancaman Keamanan untuk Amerika“