Informatika UNM dan IEP 3+1 Siapkan AI Engineer

UNM

Informatika UNM dan Program IEP 3+1 Siapkan Talenta AI Engineer dan Software Developer

Transformasi digital yang semakin cepat pada 2026 membuat kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi terus meningkat. Perusahaan kini aktif mencari talenta dengan kemampuan di bidang pengembangan perangkat lunak, kecerdasan buatan, analisis data, hingga keamanan siber.

Kondisi tersebut mendorong institusi pendidikan untuk menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri modern. Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Program Studi Informatika di Kampus Rawamangun memperkuat sistem pembelajaran berbasis praktik agar mahasiswa lebih siap memasuki dunia kerja digital.

Baca Juga “Cara Mengatasi HP yang Lemot Setelah Update Software Tanpa Perlu Reset Pabrik

Program Informatika UNM Fokus pada Pengalaman Industri dan Keterampilan Praktis

Kepala Kampus UNM Rawamangun, Maruloh, menjelaskan bahwa industri teknologi saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menyelesaikan masalah secara langsung di lapangan.

Menurutnya, perkembangan industri digital berlangsung sangat cepat sehingga mahasiswa perlu dibekali kemampuan teknis yang relevan dengan kebutuhan perusahaan. Karena itu, UNM menerapkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori akademik dengan pengalaman industri nyata.

Program Studi Informatika UNM menghadirkan berbagai materi berbasis praktik, mulai dari pemrograman aplikasi, pengembangan software, kecerdasan buatan atau AI, data science, hingga keamanan sistem digital. Mahasiswa juga didorong membangun portofolio proyek sejak semester awal sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena perusahaan teknologi kini lebih mempertimbangkan kemampuan praktik dan pengalaman proyek saat merekrut tenaga kerja baru. Portofolio digital menjadi salah satu indikator utama kompetensi calon lulusan di sektor teknologi.

Program IEP 3+1 Beri Kesempatan Mahasiswa Terjun Langsung ke Dunia Kerja

Untuk memperkuat kesiapan karier mahasiswa, UNM menghadirkan Internship Experience Program atau IEP 3+1. Program ini memberikan skema tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman profesional di luar kampus.

Melalui program tersebut, mahasiswa dapat mengikuti magang industri, proyek profesional, maupun kegiatan riset bersama mitra perusahaan. Pengalaman itu membantu mahasiswa memahami dinamika kerja di industri teknologi sebelum lulus kuliah.

Maruloh menyebut mahasiswa tidak hanya belajar coding di ruang kelas, tetapi juga merasakan langsung proses kerja di lingkungan industri digital. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing lulusan di tengah persaingan global.

UNM juga bekerja sama dengan lebih dari 300 perusahaan nasional dan multinasional untuk mendukung program magang dan pengembangan jaringan profesional mahasiswa. Kolaborasi ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk membangun koneksi karier sejak dini.

UNM Hadirkan Dukungan Akademik dan Fasilitas Modern

Selain fokus pada kualitas akademik dan pengalaman industri, UNM turut memberikan kemudahan biaya pendidikan melalui sistem pembayaran kuliah yang dapat dicicil. Kampus juga membebaskan biaya SSP atau uang gedung untuk mendukung akses pendidikan yang lebih terjangkau.

Di sisi fasilitas, UNM menyediakan berbagai sarana penunjang aktivitas mahasiswa, termasuk sport center dan fasilitas padel yang kini populer di kalangan generasi muda. Dukungan jaringan alumni yang luas juga menjadi nilai tambah dalam membantu mahasiswa memperluas relasi profesional.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang berfokus mencetak generasi unggul di bidang teknologi informasi. Dengan pendekatan pembelajaran berbasis industri dan dukungan fasilitas modern, UNM berupaya menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja digital global.

Melalui semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi,” UNM Kampus Rawamangun terus memperkuat kualitas pendidikan teknologi agar mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri masa depan.

Baca Juga “AS Perpanjang Masa Pembaruan Software Drone dan Router yang Dilarang hingga 2029

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *