Pemkot Madiun Fasilitasi Kasir Digital bagi Pelaku Usaha PRC

Pemkot Madiun

Pemkot Madiun Digitalisasi Transaksi UMKM di Kawasan PRC
Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (Disnaker KUKM) memfasilitasi pelaku UMKM di Pahlawan Religi Center (PRC) dengan sistem kasir digital.

Program tersebut membantu pedagang mencatat transaksi secara otomatis sekaligus meningkatkan transparansi harga bagi pengunjung. Digitalisasi juga memungkinkan pemerintah memantau perkembangan omzet usaha di kawasan wisata dan kuliner tersebut.

Kasir Digital Bantu Pemkot Madiun Pantau Transaksi UMKM
Kepala Disnaker KUKM Kota Madiun Ahsan Sri Hasto mengatakan pemerintah menerapkan aplikasi Point of Sales (POS) sebagai sistem kasir digital bagi pelaku usaha di PRC.

Baca Juga “Pemkot Singkawang Terapkan Sistem Kasir Digital Real Time untuk Tingkatkan PAD

Melalui POS, transaksi tercatat secara digital sehingga pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai omzet dan perputaran uang di lokasi binaan. Data tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi program pemberdayaan UMKM.

“Melalui sistem tersebut, pemkot dapat memantau omzet usaha secara berkala, mengetahui perputaran uang yang terjadi di lokasi binaan pemerintah, sekaligus mengukur efektivitas berbagai program pemberdayaan yang dijalankan,” ujar Ahsan di Madiun, Jawa Timur.

Sistem POS Ukur Dampak Program Pemberdayaan
Menurut Ahsan, digitalisasi transaksi tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran atau pencatatan penjualan. Sistem tersebut juga membantu pemerintah mengukur perkembangan usaha setelah memperoleh fasilitas dan program pemberdayaan.

Pemerintah dapat membandingkan perkembangan omzet secara berkala berdasarkan data transaksi. Informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi efektivitas penyediaan tempat usaha maupun kegiatan promosi bagi UMKM.

“Kalau pemerintah menyediakan tempat usaha atau menggelar event untuk UMKM, tentu harus ada ukuran hasilnya. Melalui sistem ini kami bisa mengetahui perputaran uang dan perkembangan omzet yang terjadi di kawasan PRC,” kata Ahsan.

Disnaker KUKM Integrasikan Silaku dengan Mesin Kasir
Selain POS, Disnaker KUKM menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Madiun untuk memperkuat digitalisasi transaksi di PRC.

Kedua instansi membekali pelaku usaha dengan aplikasi Sistem Informasi Laporan Usaha atau Silaku. Aplikasi tersebut terintegrasi dengan mesin kasir digital dan printer thermal untuk membantu pencatatan transaksi.

Hampir Seluruh Tenant PRC Mendapat Fasilitas Digital
Saat ini, hampir seluruh tenant di PRC telah mendapatkan fasilitas Silaku dan printer thermal. Penerapannya dilakukan secara bertahap untuk memastikan pedagang dapat menggunakan sistem tersebut.

Setiap transaksi yang diproses melalui sistem akan tercatat secara digital. Pembeli juga memperoleh struk pembayaran secara otomatis setelah melakukan transaksi.

Pencatatan tersebut memberikan manfaat bagi pedagang karena riwayat transaksi dapat tersusun lebih rapi. Pemerintah juga memperoleh data yang dapat digunakan untuk melihat aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Transparansi Harga Jadi Fokus Pelayanan Pengunjung PRC
Penerapan kasir digital juga diarahkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha di PRC. Transparansi harga menjadi perhatian karena kawasan tersebut banyak dikunjungi wisatawan.

Sebagian besar pengunjung PRC berasal dari luar Kota Madiun. Kondisi tersebut membuat kejelasan harga dan bukti transaksi menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman.

Struk digital atau tercetak dapat membantu pembeli mengetahui nilai transaksi yang mereka bayarkan. Bagi pelaku usaha, sistem tersebut juga dapat mendorong pencatatan penjualan yang lebih tertib.

Digitalisasi Diharapkan Dorong Kunjungan Ulang Wisatawan
Pelayanan yang transparan dapat menjadi salah satu faktor dalam membangun kepercayaan pengunjung. Pemerintah berharap pengalaman transaksi yang jelas turut meningkatkan kepuasan wisatawan ketika berkunjung ke PRC.

Kepuasan pengunjung memiliki nilai penting bagi kawasan wisata dan kuliner. Pengalaman positif dapat mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung serta merekomendasikan kawasan tersebut kepada orang lain.

Data Transaksi Menjadi Dasar Evaluasi UMKM
Program kasir digital di PRC memperlihatkan pemanfaatan teknologi untuk menghubungkan pelayanan UMKM dengan evaluasi kebijakan pemerintah.

Data transaksi dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas perdagangan di kawasan binaan. Namun, data omzet tetap perlu dibaca bersama faktor lain seperti jumlah pengunjung, musim liburan, jenis usaha, dan kegiatan promosi.

Ke depan, pemanfaatan data secara konsisten dapat membantu Pemkot Madiun menentukan program pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pedagang. Digitalisasi juga dapat mendorong UMKM membangun kebiasaan pencatatan usaha yang lebih teratur.

Dengan sistem POS, Silaku, dan printer thermal, pemerintah tidak hanya mendorong transaksi yang lebih transparan. Program tersebut juga membuka peluang bagi pengelolaan UMKM yang lebih berbasis data di kawasan PRC.

Baca Juga “Starpos Hadirkan POS Offline untuk Membantu UMKM Tetap Berjualan Saat Internet Tidak Stabil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *